Gaet Perusahaan, Pegawai Disnarkertrans DKI Diberi Pelatihan Public Speaking

seluruh program pelatihan kerja yang diselenggarakan tak terinformasikan ke pencari kerja dan perusahaan.

Gaet Perusahaan, Pegawai Disnarkertrans DKI Diberi Pelatihan Public Speaking
TribunJakarta/Bima Putra
Pegawai Disnarkertrans DKI Jakarta saat mengikuti kelas public speaking di P3D Jakarta Timur, Selasa (17/9/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Sebanyak 25 pegawai Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnarkertrans) Provinsi DKI Jakarta mendapat pelatihan public speaking di Pusat Pengembangan Produktivitas Daerah (P3D).

Kadisnarkertrans DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan pelatihan public speaking diberikan agar pegawainya mampu menggaet para pencari kerja dan pihak perusahaan.

Menurutnya tanpa kemampuan berbicara, seluruh program pelatihan kerja yang diselenggarakan tak terinformasikan ke pencari kerja dan perusahaan.

"Ini juga bentuk informasi. Enggak cuman ke masyarakat, tapi ke perusahaan. Jadi bukan kita saja yang mencari pengusaha. Pengusaha justru mencari kita, dia datang kemari," kata Andri di P3D Jakarta Timur, Selasa (17/9/2019).

Selain promosi program pelatihan, pelatihan public speaking ditarget membuat pegawai menyelesaikan masalah ketenagakerjaan yang ada.

Andri mencontohkan pentingnya kemampuan berbicara dalam mediasi antara perusahaan dan pekerja yang sedang bermasalah.

"Pegawai kami harus bisa menyelesaikan persilihan antara pekerja dan pemberi kerja. Butuh orang yang bisa menjelaskan pentingnya hubungan indsutri yang baik," ujarnya.

Plt P3D Jakarta Timur Ahmad Sotar Harahap mengatakan pelatihan public speaking berlangsung dari tanggal 17-19 September 2019 dengan instruktur dari pihak ketiga.

Secara khusus, Sotar menyebut public speaking diperlukan instruktur yang selama ini berhadapan langsung dengan peserta pelatihan.

Liga Champions: Liverpool Takluk, hingga Sikap Lampard Terkiat Pemain Chelsea Rebutan Penalti

Gaet Perusahaan, Pegawai Disnarkertrans DKI Diberi Pelatihan Public Speaking

Tanpa berbicara, para peserta pelatihan yang digembleng selama 45 hari tak bakal memahami materi yang disampaikan.

"Apalagi saat ini para instruktur juga terjun langsung ke masyarakat untuk memberikan pelatihan bagi warga rusun maupun pemukiman," tutur Sotar.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved