Kaum Milenial, Begini Cara Mengelola Uang Agar Bisa Beli Rumah!

Hari pun memberi penjelasan tentang cara mengelola keuangan kaum milenial agar dapat mencicil rumah pribadi.

Editor: Siti Nawiroh
TribunJakarta.com/Nawir Arsyad Akbar
Deretan rumah subsidi Puri Lestari di Cibitung, Kabupaten Bekasi, Kamis (8/3/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, SETIABUDI - Wakil Ketua DPP Real Estat Indonesia (REI), Hari Gani, mengajak kaum milenial untuk memiliki rumah pribadi.

Hari, sapaannya, mengatakan kaum milenial ada baiknya jika kelak menikah, tak lagi tinggal di rumah orang tua atau mertua.

"Mertua indah maksudnya pelesetan dari Pondok Indah. Jadi, baiknya kaum milenial punya rumah pribadi saat berumah tangga nanti," kata Hari, saat konferensi pers bertajuk 'Pameran Properti Terbesar di Indonesia', di kawasan Setia Budi, Jakarta Selatan, Kamis (5/9/2019).

Hari pun memberi penjelasan tentang cara mengelola keuangan kaum milenial agar dapat mencicil rumah pribadi.

Jika Jakarta Tak Lagi Jadi Ibu Kota, REI Optimis Bisnis Properti di Jakarta Tetap Seimbang

1. Sisihkan 30 Persen dari Gaji

Kata Hari, sebaiknya pendapatan atau gaji disisihkan sebanyak 30 persen.

"Untuk MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah), sebaiknya sisihkan 30 persen dari gaji," ucapnya.

2. Jangan Sering Liburan

Kedua, jangan terlalu sering pergi liburan ke luar kota. Apalagi ke luar negeri.

"Kaum milenial ini senang banget berekreasi. Banyak yang tergoda dengan tiket murah. Itu yang banyak berangkat ya kaum milenial," jelasnya.

3. Fokus Cicil Rumah Ketimbang Kendaran

Ketiga, fokuslah mencicil biaya angsuran rumah ketimbang mengkredit kendaraan.

"Karena rumah jauh lebih penting, ya. Kalau kendaraan, bisa dicicil kalau rumah sudah lunas. Tapi bisa beli kendaraan yang harganya terjangkau, biar tidak keberatan," tuturnya.

4. Jangan Boros

Menurut Hari yang tidak kalah penting adalah boros dengan keuangan.

Pameran Properti Terbesar IIPEX 2019 Hadirkan Rumah dan Apartemen di Bawah Rp 500 Jutaan

Jika hendak makan bersama teman, sebaiknya makan di warung makan yang harganya terjangkau.

"Kalau anak milenial sekarang, kan, sukanya nongkrong-nongkrong di tempat kopi, makan fast food di restoran. Ya bagaimana," ujar Hari.

Hari berpesan kepada kaum milenial, sebaiknya jangan menunda pembelian rumah.

"Karena kalau tidak, kenaikan harga rumah jauh lebih tinggi daripada kenaikan gaji," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved