Mbah Pani Asal Pati, Pelaku Ritual Topo Pendem yang Mengubur Diri Hidup-hidup: Apa Tujuannya?

Ritual Topo Pendem yang dilakukan Supani (63) alias Mbah Pani menarik perhatian warga sekitar.

Mbah Pani Asal Pati, Pelaku Ritual Topo Pendem yang Mengubur Diri Hidup-hidup: Apa Tujuannya?
Tangkapan Layar TribunJateng
Mbah Pani menjalani topo atau tapa pendem di Desa Bendar RT 3 RW 1 Kecamatan Juwana, Pati, Jawa Tengah, Senin (16/9/2019) selepas magrib. 

Mereka menyaksikan prosesi ritual Topo Pendem yang dijalani oleh Mbah Pani, yang dikenal sebagai pemain senior seni tradisional Ketoprak di wilayahnya.

Dikutip TribunJakarta (17/9/2019), TribunJateng menemui Mbah Pani beberapa saat sebelum menjalani prosesi Topo Pendem.

Mbah Pani mengatakan, ritual Topo Pendem kali ini merupakan yang ke-10 ia lakukan.

Mbah Pani juga mengatakan ini adalah ritual terakhir yang akan ia lakukan.

Sebelumnya, Mbah Pani sudah melakukan ritual serupa sebanyak 9 kali.

Dalam menjalani ritual Topo Pendem itu, Mbak Pani dikubur selama tiga hari tiga malam dalam liang yang dibuat di dalam rumahnya.

Tiga Setia Gara Berang Dianggap Piln-plan, Blak-blakan Ungkap Isi Chatnya dengan Nikita Mirzani

Selama 9 kali menjalani ritual Topo Pendem, dari pengakuannya Mbah Pani pernah menjalani ritual tersebut di luar desa sebanyak 2 kali.

Mbah Pani yang juga Ketua Ketoprak Desa Bendar ini tampak tenang saat bertemu wartawan.

Sebelum berganti pakaian dengan kain kafan sebagaimana kain untuk orang yang akan dikubur, Mbah Pani menjawab singkat.

"Karena ini yang terakhir, nanti tidak cuma tiga hari, tapi lima hari," kata Mbah Pani di rumahnya.

Halaman
1234
Penulis: Muji Lestari
Editor: Muji Lestari
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved