Breaking News:

Viral di Medsos

Nenek Jalan Kaki Bawa Jenazah Cucu Klaim Tak Ditawari Mobil Jenazah, Pihak Puskesmas Beberkan Fakta

Nenek Dian Islamiyati (36), mengendong jenazah cucunya sambil berjalan kaki, di jalan Akses Marunda, Jakarta Utara.

Instagram
Nenek Dian Islamiyati gendong jenazah cucunya yang lahir prematur. 

Ketika menyeberang ke arah pom bensin, Dian bertemu dengan tiga orang polisi yang tengah mengatur lalu lintas.

Salah satu polisi mendapati jenazah bayi yang digendong Dian, lalu bertanya siapa bayi itu.

Dian menjawab, bayi laki-laki itu adalah cucunya yang baru saja meninggal dunia.

Dian pun mengaku akan membawa bayi itu ke rumahnya untuk segera dikuburkan.

"Pas saya nyebrang, pas mau belok ke kanan ada pak polisi."

"Dia tanya, ini siapa, ini yang meninggal, ini cucu saya. Baru meninggal," jelas Dian.

Tak berapa lama setelahnya, seorang polisi yang tak lain Kapolsubsektor KBN Marunda Polsek Cilincing Polres Metro Jakarta Utara, Aiptu I Wayan Putu Sumerta.

Ia datang mengendarai mobil.

Polisi itu pun menawarkan untuk mengantar Dian sampai ke rumahnya.

"Ya udah terus saya diantarkan sampai ke sini, ke rumah. Pak polisi itu juga sempat lama di sini, ngobrol-ngobrol," ucap Dian.

Dian baru tiba di rumahnya sekitar pukul 17.30 WIB. Lalu, jenazah bayi itu baru dimakamkan sekitar selepas salat Isya di TPU Malaka.

Dian menambahkan, bayi itu dilahirkan oleh anak keduanya, IAS, sekitar pukul 14.00 WIB kemarin siang.

Setelah keluar dari rahim IAS, bayi itu didapati tak bernyawa. Jenazah bayi itu pun sempat ditempatkan di Ruang Bersalin Puskesmas Kecamatan Cilincing selama beberapa jam.

IAS juga menjalani rawat inap di ruangan itu. 

Penulis: Rr Dewi Kartika H
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved