Pencari Suaka Kembali ke Trotoar Kebon Sirih, Pemprov DKI Gelar Pertemuan dengan Kemensos dan UNHCR

Namun, keterbatasan lokasi penampung itu menyebabkan sebagian pencari suaka kembali menggelandang di trotoar Jalan Kebon Sirih.

Pencari Suaka Kembali ke Trotoar Kebon Sirih, Pemprov DKI Gelar Pertemuan dengan Kemensos dan UNHCR
TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA
Para pencari suaka menetap di trotoar Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Beralaskan tikar dan terpal mereka tidur dan makan bersama dengan keluarganya, Rabu (3/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Puluhan pencari suaka kembali memadati trotoar Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Guna mengatasi masalah tersebut, hari ini Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta akan menggelar pertemuan dengan Kementerian Sosial dan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) untuk menentukan nasib para pencari suaka.

"Akan ada pertemuan antara Kesbangpol dengan Kemensos dan UNHCR. Intinya adalah mereka saat ini masih belum memiliki tempat," ucap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Rabu (18/9/209).

Anies Baswedan menjelaskan, Kementerian Sosial sendiri sebenarnya telah menyiapkan tempat sementara di wilayah Bambu Apus, Jakarta Timur bagi para pencari suaka.

Namun, keterbatasan lokasi penampung itu menyebabkan sebagian pencari suaka kembali menggelandang di trotoar Jalan Kebon Sirih.

Sejumlah imigran pencari suaka yang tampak memadati trotoar di kawasan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/7/2019).
Sejumlah imigran pencari suaka yang tampak memadati trotoar di kawasan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/7/2019). (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

"Karena keterbatasan tempat, sebagian belum bisa dipindah ke Bambu Apus. Hari ini juga akan dibicarakan, dicari tempat sementara," ujarnya.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh Pemprov DKI Jakarta, setidaknya saat ini ada 81 orang pencari suaka trotoar Jalan Kebon Sirih.

Puluhan pencari suaka itu berasal dari Afganistan sebanyak 74 orang dan tujuh lainnya berasal dari Sudan.

Anies pun berharap, pertemuan tersebut bisa memunculkan solusi untuk mengatasi permasalahan puluhan pencari suaka kembali menggelandang di Jalan Kebon Sirih.

Bahkan, ia menyebut, Pemprov DKI Jakarta siap bila diminta menampung sementara para pencari suaka hingga Kemensos menemukan tempat yang tepat.

"Kita tidak bisa mengusir begitu saja karena mereka pun tidak punya tempat lain untuk tinggal," kata Anies.

"Kalau perlu tempatnya kami siapkan sementara, sampai di Kementerian Sosial sudah ada tempat menampung mereka," tambahnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved