UU KPK Bisa Berlaku 30 Hari ke Depan Meski Tidak Ada Tanda Tangan Presiden

Bivitri menjelaskan mengacu pada pasal itu, maka UU tetap akan berlaku tanpa tanda tangan presiden

UU KPK Bisa Berlaku 30 Hari ke Depan Meski Tidak Ada Tanda Tangan Presiden
Tribunnews/JEPRIMA
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah saat menyerahkan dokumen hasil pengesahan disaksikan oleh Ketua DPR Bambang Soesatyo dan Wakil ketua DPR Fadlizon Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (17/9/2019). Pemerintah dan DPR menyepakati pengesahan revisi Undang-Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dihadiri oleh 80 orang anggota DPR. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Rapat paripurna DPR RI mengesahkan revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.

Setelah disahkan, revisi undang-undang dapat berlaku setelah 30 hari ke depan meskipun tanpa tanda tangan Presiden.

Pernyataan itu disampaikan pakar Hukum Tata Negara, Bivitri Susanti.

"Jadi karena tanda tangan itu sifatnya tidak ada kekuatan hukum pada berlakunya undang-undang," kata dia, saat dihubungi, Rabu (18/9/2019).

Jika, merujuk pada Pasal 20 ayat (5) Undang-Undang Dasar 1945, aturan itu menyebutkan "Dalam hal rancangan undang-undang yang telah disetujui bersama tersebut tidak disahkan oleh Presiden dalam waktu 30 hari semenjak rancangan undang-undang tersebut disetujui, rancangan undang-undang tersebut sah menjadi undang-undang dan wajib diundangkan".

Bivitri menjelaskan mengacu pada pasal itu, maka UU tetap akan berlaku tanpa tanda tangan Presiden.

"Jadi tidak ada kekuatan hukum yang berdampak pada pemberlakuan," kata Bivitri.

Hal ini, karena presiden melalui perwakilan menteri-menterinya sudah turut terlibat pada saat melakukan pembahasan undang-undang.

Sehingga, kata dia, presiden dianggap menyetujui pemberlakuan suatu undang-undang.

"Karena dalam pembahasan pada dasarnya sudah ikut melalui menteri," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved