Anggota DPRD Kota Bekasi Sebut Partainya Perbolehkan Praktik Pinjaman Uang 'Gadai SK'

"Kalau kami di PKS ketat, jadi tidak dieprbolehkan kecuali untuk membantu pekerjaan anggota dewan yang beragam," kata Chairoman

Anggota DPRD Kota Bekasi Sebut Partainya Perbolehkan Praktik Pinjaman Uang 'Gadai SK'
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Pelantikan Anggota DPRD Kota Bekasi periode 2019-2024 di gedung DPRD Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, Senin (26/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Anggota DPRD Kota Bekasi periode 2019-2024 dari PKS, Chairoman Juwono Putro, menyebutkan, partai memperbolehkan kadernya yang telah terpilih menjadi anggota dewan, melakukan pinjaman dengan menyertakan Surat Keputusan (SK) pengangkatan.

"Kalau kami di PKS ketat, jadi tidak dieprbolehkan kecuali untuk membantu pekerjaan anggota dewan yang beragam," kata Chairoman saat dikonfimasi, Kamis (19/9/2019).

Dia menjelaskan, anggota dewan yang boleh meminjam uang dengan menyertakan SK pengangkatan adalah, mereka yang memang membutuhkan dana segar untuk membeli rumah atau kendaraan penunjang operasional kerja.

"Sangat ketat, misalnya belum punya mobil dan rumah, dua itu saja. Hanya untuk tujuan mendukung pelaksanaan tugas mereka sebagai anggota dewan," jelas dia.

"Misalnya bagi yang belum memiliki kendaraan, diperbolehkan (pinjam uang), yang punya enggak usah, yang belum punya bisa, atau misalnya belum memiliki rumah. Ada enggak anggota dewan yang belum memiliki rumah, itu diperbolehkan," tambahnya.

Menurut dia, kebijakan ini sangat internal, setiap partai politik memiliki kebijakan masing-masing untuk setiap kadernya yang lolos menjadi anggota DPRD. Untuk dia pribadi, sejauh ini mengaku belum membutuhkan pinjaman uang dengan menyertakan SK ke perusahaan perbankan penyedia kredit.

"Itu kebijakan sangat internal kita tidak bisa menggeneralisasikan. Kembali masing-masing dewan, yang pasti tidak boleh pinjaman tersebut mengganggu kinerja mereka," tegas dia.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 22 anggota DPRD Kota Bekasi ramai-ramai meminjam uang dengan menyertakan Surat Keputusan (SK) usai resmi dilantik. Bank BJB selaku perusahaan perbankan daerah Jawa Barat menyebutkan, praktik ini merupakan pinjaman biasa bukan termasuk sistem 'gadai'.

Kepala Cabang BJB Kota Bekasi, Adi Arif Wibawa, mengatakan, praktik pinjaman kredit kepada anggota DPRD dengan menyertakan SK pengangkatan merupakan suatu hal yang lazim. SK dan sejumlah persyaratan lain dibutuhkan sebagai bukti legal status kepegawaian debitur.

Halaman
1234
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved