Pemuda Ini Berakhir Tragis, Si Pacar yang Ngajak Bertemu Hilang dan Medsosnya Diblokir

sempat menyuguhkan kopi di acara Yasinan, Erwin pergi menemui pacar di Pasar Satelit lalu meninggal. Jejak si pacar hilang dan akun medsosnya diblokir

Tayang:
Penulis: Y Gustaman | Editor: Y Gustaman
Tribunnews.com
Ilustrasi garis polisi 

TRIBUNJAKARTA.COM, LUBUKLINGGAU - Tiba-tiba seseorang pemuda berjalan terhuyung dari atas tebing dan mengagetkan pengendara di Jalan A Yani, Ulak Surung, Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

"Orang itu merosot dalam kondisi napas ngos-ngosan," ungkap pengendara berinisial L seperti dilansir Tribun Sumsel pada Kamis (19/9/2019).

Seketika jalanan macet total karena pengendara pada Rabu (18/9/2019) malam itu harus menghentikan laju kendaraan mereka.

Pemuda malang itu bernama Erwin (18), warga RT 06 Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Kematian Erwin yang mengenaskan dengan luka tusuk di ulu hati menyisakan misteri: siap pembunuh dan di mana keberadaan si pacar yang malam itu meminta Erwin menemuinya di Pasar Satelit.

Sempat Suguhkan Kopi di Acara Yasinan

Dari informasi yang dihimpun Tribun Sumsel, malam itu Erwin membonceng motor Honda Blade temannya, Noval, menuju Pasar Satelit untuk menemui pacarnya.

Noval pun bersedia mengantar. Sementara Erwin menuju tebing untuk menemui pacarnya, Noval diminta menunggunya di pinggir jalan agak menjauh.

Tak lama Noval kaget melihat Erwin turun dan berjalan terhuyung-huyung dari tebing mendekatinya. Tubuhnya kuyup oleh darah.

Seketika Noval meminta pertolongan pengendara dan warga sekitar. Warga lain berinisiatif menghubungi pihak kepolisian dan tak lama datang.

Polisi membawa Erwin ke Rumah Sakit Sobirin untuk divisum.

Malam sebelum ke Pasar Satelit, Erwin membantu menyajikan kopi ke para tamu yang menghadiri acara Yasinan hari ketiga kematian saudara ibunya.

"Setelah beres-beres acara Yasinan tiba-tiba dia (Erwin) hilang, kami tidak tahu dia hilang kemana," ungkap Eci, teman Erwin, kepada wartawan.

Tak lama berselang mereka dan pihak keluarga di acara Yasinan terkejut beredarnya foto-foto Erwin dalam keadaan meninggal di Facebook dan grup WhatsApp.

"Akhirnya kita sama-sama dengan keluarga dan warga ke lokasi, ternyata memang benar itu jenazah Erwin,"papar Eci.

Heri masih tak percaya Erwin putranya nomor dua tewas mengenaskan, padahal selama ini tidak pernah punya musuh.

"Tidak ada musuh pak, selama ini baik-baik saja, setahu kami keluarga tidak punya musuh," ujar Heri, ibunda Erwin, sambil menangis.

Kasatreskrim Polres Lubuklinggau AKP Rivou Lapu melalui KBO Reskrim Iptu Sudarno saat dikonfirmasi mengaku masih terus menyelidiki kasus ini.

"Masih dalam penyelidikan, nanti setelah terungkap baru diketahui, untuk lukanya memang benar satu lubang tepat di ulu hatinya," ujarnya.

Jenazah Erwin sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kamis (19/9/2019).

Ditelepon Sang Pacar Agar Datang Sendiri

Johan yang masih kerabat korban membenarkan sebelum ke Pasar Satelit, Erwin masih sempat membuat kopi dan menyuguhkannya kepada tamu yang menghadiri acara Yasinan.

"Orangnya baik kami tidak menyangka sama sekali, karena semalam dia bagikan kopi kami," kata Johan kepada Tribunsumsel.com.

Selama ini Erwin dikenal baik oleh keluarga dan lingkungan masyarakat setempat. Sosok Erwin senang membantu siapa pun tanpa pandang bulu.

Meski bukan orang berpendidikan karena putus sekolah, Erwin selalu bekerja dengan giat dengan tidak memilih-milih pekerjaan.

"Banyak yang bilang, dari empat bersaudara. Mungkin Erwin ini yang paling santun dan baik. Kalau ada kegiatan dia selalu membantu tanpa harus diminta dan di suruh," paparnya.

Johan berharap dan meminta pihak kepolisian supaya pelaku pembunuh Erwin cepat tertangkap oleh pihak kepolisian.

Sementara dari cerita Iwan terungkap Erwin keponakannya sebelum meninggal, mendapat telepon masuk dari pacarnya. Erwin diminta datang menemui pacarnya di Pasar Satelit.

"Saat itu dia mengajak Noval untuk berangkat menuju Pasar Satelit tempat mereka bertemu," ungkap Iwan.

Di tengah perjalanan sang pacar kembali menelepon Erwin dan memintanya datang seorang diri. Sebelum bertemu pacarnya, Erwin meminta Noval menunggu agak jauh.

"Tak berapa lama kejadian itu terjadi Erwin turun dalam keadaan terluka," sambung Iwan.

Sampai saat ini, sambung Iwan, keluarga belum menerima hasil perkembangan terbaru dari pihak kepolisian siapa pembunuh Erwin.

Sementara pacar Erwin pun tidak bisa dihubungi lagi. Tak ada yang tahu di mana keberadaan pacar Erwin setelah pembunuhan Rabu malam.

"Nama pacarnya kalau tidak salah E (sengaja diinisialkan). Saat ini semua medsosnya diblokir, sehingga tidak bisa dihubungi lagi, tapi pagi tadi pihak kepolisian sudah memanggil orangtuanya," terang Iwan. (Tribun Sumsel)

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved