Rekam Jejak TP4 Dalam Mengawal Pembangunan

Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan (TP4) yang dibentuk pada tahun 2015 dan mulai efektif

Rekam Jejak TP4 Dalam Mengawal Pembangunan
Istimewa
Jaksa Agung Muda Intelijen Jan S Maringka pada kuliah umum di Sekolah Pasca Sarjana, Sekolah Kajian Stratejik Global dan Sekolah Ilmu Lingkungan di Kampus UI Salemba, Kamis (19/9/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM- Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan (TP4) yang dibentuk pada tahun 2015 dan mulai efektif bekerja sejak tahun 2016.

TPA disebut mendaapat tanggapan positif dari pemerintah dan pelaku pembangunan antara lain dibuktikan dari antusiasme instansi/BUMN/BUMD yang mengajukan permohonan untuk memperoleh pengawalan dan pengamanan TP4 dalam pelaksanaan kegiatan pekerjaannya.

Hal tersebut disampaikan Jaksa Agung Muda Intelijen Jan S Maringka pada kuliah umum di Sekolah Pasca Sarjana, Sekolah Kajian Stratejik Global dan Sekolah Ilmu Lingkungan di Kampus UI Salemba, Kamis (19/9/2019).

Menurut Jan, tahun 2016, pengawalan dan pengamanan yang dilakukan oleh TP4 mencapai 1.903 kegiatan dengan total anggaran sebesar Rp 109,6 Trilun.

Di tahun 2017, kegiatan pengawalan dan pengamanan TP4 meningkat 5 kali lipat menjadi 10.270 kegiatan dengan total anggaran mencapai Rp 977 triliun atau meningkat 8 kali lipat dari tahun 2016.

Kemudian tahun 2018 jumlah pekerjaan yang dilakukan pengawalan dan pengamanan oleh TP4 sebanyak 5.032 kegiatan dengan total anggaran sebesar Rp 605,3 triliun.

Memasuki empat tahun kehadiran TP4, kegiatan TP4 pada Semester I tahun 2019 sebanyak 1.898 proyek pekerjaan dengan anggaran senilai Rp. 94.6 triliun.

Tercebur Sumur, Nenek 96 Tahun Asal Depok Meninggal Dunia

Gadaikan Surat Keputusan Anggota DPRD Kota Bekasi: Jika Sudah Dilantik SK Tidak Dipakai

"Kondisi di atas menunjukkan bahwa adanya kebutuhan nyata akan sinergi antara penyelenggara pemerintahan dan pembangunan dengan aparatur penegak hukum untuk bersama-sama mengawal pembangunan nasional sehingga dapat dilaksanakan secara tepat mutu, tepat waktu dan tepat sasaran," kata dia.

Jan menjelaskan bahwa kehadiran TP4 telah ikut mendorong perubahan paradigma penegakan hukum, yang tidak lagi semata-mata menunggu terjadinya pelanggaran.

TP4 aktif mengawal proses pembangunan sejak awal sampai akhir pelaksanaan untuk mencegah potensi penyimpangan.

Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved