UPDATE Viral Video Vina Garut, V Direkomendasikan Jalani Pemulihan Mental dan Dibawa ke Rumah Aman

Komnas Perempuan memberikan surat rekomendasi kepada Polres Garut terkait dengan kasus viral video Vina Garut.

UPDATE Viral Video Vina Garut, V Direkomendasikan Jalani Pemulihan Mental dan Dibawa ke Rumah Aman
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Tersangka V (paling kiri) menunjukkan kamar hotel tempat satu adegan video Vina Garut diambil di kawasan Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kamis (22/8/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Komnas Perempuan memberikan surat rekomendasi kepada Polres Garut terkait dengan kasus viral video Vina Garut.

Komnas Perempuan merekomendasikan agar polisi menghentikan penyidikan kepada tersangka V dalam kasus video Vina Garut.

Surat bernomor 028/KNAKTP/Pemantauan/Surat Rekomendasi/IX/2019 bertanggal 11 September 2019 itu berisi rekomendasi penanganan perempuan berhadapan dengan hukum.

Dalam surat itu, Komnas Perempuan menyebut jika V merupakan korban. Meski berperan dalam video tersebut.

Pengacara V, Budi Rahadian menyebut jika kasus yang menjerat kliennya berdasarkan rekomendasi Komnas Perempuan tak layak dilanjutkan. Hasil penelusuran Komnas Perempuan menunjukan jika kliennya hanya sebagai korban.

"Dalam rekomendasi itu disebut untuk menghentikan penyidikan nomor LP/A/52/VIII/2019/JBR/RES GRT karena tidak terpenuhinya unsur dengan sengaja atau atas persetujuan," ucap Budi, Jumat (20/9/2019) dilansir dari Tribun Jabar.

Selain itu, kliennya juga diancam jika tak mau melakukan adegan dengan tiga pria oleh A alias Rayya di Video Vina Garut.

Adanya unsur tersebut membuat klienya tidak dapat dipidana.

Halaman
1234
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved