Usulan Rusunawa Bantargebang Tak Jadi Prioritas Pemkot Bekasi Melalui Dana Kemitraan DKI Jakarta

"Kami pernah ingin kolaborasi dengan Pemprov DKI, cuma belum ada lagi, dulukan ada rusunawa ada puskesmas juga," kata Eka.

Usulan Rusunawa Bantargebang Tak Jadi Prioritas Pemkot Bekasi Melalui Dana Kemitraan DKI Jakarta
WARTA KOTA/MUHAMAD AZZAM
Pemulung mengais sampah yang masih memiliki nilai ekonimis di TPST Bantargebang, Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Pemerintah Kota Bekasi sempat mengajukan usulan ke DKI Jakarta melalui dana kemitraan untuk membangun rumah susun sewa (rusunawa).

Namun, usulan itu sejauh ini memudar hingga tidak menjadi prioritas.

Sekertaris Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi, Eka Hidayat Taufik, mengatakan, sampai saat ini usulan itu belum diteruskan lagi. Pada 2020 mendatang, dana kemitraan akan diperunrukkan pembangunan infrastruktur jalan dan sarana prasarana lain.

"Kami pernah ingin kolaborasi dengan Pemprov DKI, cuma belum ada lagi, dulukan ada rusunawa ada puskesmas juga," kata Eka dijumpai di Gedung DPRD Kota Bekasi, Jumat (20/9/2019).

Usulan pembangunan rusunawa ini sejatinya akan diperuntukkan warga yang bermukim di sekitaran kawasan TPST Bantargebang.

Hal ini bertujuan untuk mengurangi kemkumuhan disekitarnya.

Simak Persyaratan Tingga di Rusunawa Kota Tangerang, Mudah dan Murah

"Pernah kira usulkan, tapi kita harus buatkan studynya seperti apa, sehingga visible enggak si di situ, kalau secara kasat mata ya visible ya," jelas dia.

Pemkot Bekasi telah mengajukan dana hibah ke DKI Jakarta untuk tahun 2020 sebesar Rp 719 miliar. Dana itu nantinya akan digunakan untuk sejumlah kegiatan pembangunan infrastruktur.

Dana itu terdiri dari dua jenis, pertama dana kemitraan dan dana kompensasi Tempat Pemrosesan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Khusus dana kemitaraan, pihaknya mengajukan 21 kegiatan yang hampir sebagian besar untuk pembangunan infrastruktur. Nilai dana kemitraan yang diajukan ke DKI untuk dihibahkan ke Kota Bekasi mencapai Rp 351.7 miliar.

Sementara dana hibah kompensasi, diperuntukkan sebagai pemeliharaan lingkungan, bantuan langsung tunai, pelayanan kesehatan dan pendidikan warga terdampak langsung TPST Bantargebang yang nilainya mencapai Rp 367.2 miliar.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved