39 Hari Setelah Izin ke Malaysia, Ririn dan Bayinya Meninggal Berpelukan di Semak-semak

Terselip cerita mengharukan di balik temuan jasad Ririn yang berpelukan dengan bayinya dalam kondisi sudah membusuk di semak-semak.

39 Hari Setelah Izin ke Malaysia, Ririn dan Bayinya Meninggal Berpelukan di Semak-semak
Tribun Madura/Kukuh Kurniawan
Di lahan kosong Perumahan Pepelegi Indah, Waru, Sidoarjo, jenazah Ririn dan bayinya ditemukan pemulung yang mencium bau busuk pada Jumat (20/9/2019) pukul 11.00 WIB. 

TRIBUNJAKARTA.COM, SIDOARJO - Jasad Ririn berpelukan dengan bayinya dalam kondisi membusuk di semak-semak Perumahan Pepelegi Indah, Sidoarjo, mengagetkan keluarga.

Tepat 12 Agustus 2019, Ririn dalam kondisi hamil tua pamit keluar dari rumahnya di Desa Tegowangi, Plemahan, Kabupaten Kediri.

Ririn saat itu izin untuk merantau ke Malaysia sebagai TKW.

Empat Bulan Lalu Istrinya Ditemukan Membusuk, Kali Ini Giliran Aladdin 

Jasad Ririn dan bayinya ditemukan seorang pemulung dalam kondisi sudah membusuk di semak-semak Perumahan Pepelagi Indah, Waru, Sidoarjo, Jumat (20/9/2019).

Kematian Ririn yang saat pamit sedang hamil tua cepat tersebar ke telinga warga Desa Tegowangi.

Keluarga pun bukan main kagetnya.

"Korban ini pamitnya akan pergi ke Malaysia," cerita Dhohar, tetangga Ririn di Desa Tegowangi, Kediri, kepada Surya (Tribun Network).

Sebelum Meninggal Model Panas Thailand Ini Dibayar Rp 1,3 Juta Meriahkan Private Party

Keluarga kaget mendapat kabar kematian Ririn dari polisi dan perangkat desa yang bertamu ke rumah.

Setelah mengetahui kabar duka tersebut, keluarga Ririn segera menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur.

Dhohar membenarkan rombongan keluarga sudah ke Sidoarjo setelah mendengar kabar Ririn dan bayinya ditemukan meninggal.

Halaman
1234
Penulis: Y Gustaman
Editor: Y Gustaman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved