Pengakuan Korban Tawaran Lowongan Kerja Bodong di Tangerang, Keluarkan Dana Jutaan Rupiah

Polisi pun sudah meringkus empat pelaku bernama Suhendra (30), Muhammad Anas (52), Aceng Suryana (35), dan Sriyono (45)

Pengakuan Korban Tawaran Lowongan Kerja Bodong di Tangerang, Keluarkan Dana Jutaan Rupiah
Istimewa/dokumentasi Polsek Jatiuwung.
Para korban yang melaporkan kejadian penipuan berupa lowongan kerja bodong di sebuah pabrik di kawasan Jatiuwung, Kota Tangerang, Selasa (17/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, JATIUWUNG - Penipuan yang menggunakan nama perusahaan PT Broco Mutiara Electrical Industry di Jatiuwung, Kota Tangerang telah menelan korban hingga 54 orang pencari kerja.

Pasalnya, untuk bisa mendapatkan pekerjaan, para pencari kerja alias korban harus mengocek dana sebesar Rp 2 sampai 3 juta kepada pelaku.

Polisi pun sudah meringkus empat pelaku bernama Suhendra (30), Muhammad Anas (52), Aceng Suryana (35), dan Sriyono (45) berdasarkan laporan korban.

S (27) satu diantara puluhan korban mengaku langsung termakan omongan pelaku karena langsung dapat bekerja di PT. Broco Mutiara Electrical Industry.

Ia menerangkan mendapatkan tawaran tersebut dari pelaku anas yang ternyata adalah ketua RT setempat di kediaman S.

"Pak Anas bilang katanya ada orang yang dekat dengan pemilik perusahaan itu yang lagi cari orang untuk kerja di situ, namanya Suhendra, katanya si Suhendra ini orang kepercayaan pemilik perusahaan itu," ujar S melalui sambungan telefon, Minggu (22/9/2019).

Menurut S, pelaku Anas sebenarnya ikut menjadi korban dari Suhendra karena ikut terbujuk untuk mencari orang bekerja dan meminta menyetorkan uang tunai.

"RT saya pak Anas dia termasuk ditipu karena enggak tahu kalau Suhendra itu ternyata penipu. Jadi RT saya ini sebenarnya baik, cuma polos kali ya jadi malah ditipu," sambung S yang juga warga Jatiuwung.

Seorang Pria 73 Tahun Tewas Akibat Jatuh dari Pohon Mangga, Korban Alami Luka Parah di Kepala

Lupa Cabut Kunci saat Parkir, Ahmad Hampir Menangis Ketika Motornya Hilang, Pelakunya 3 Siswa SD

S menerangkan, pertama kali menyerahkan uang tunai Rp 2 juta ke Anas pada Jumat (13/9/2019) pekan lalu.

Halaman
123
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved