Breaking News:

Cegah Juru Parkir Liar, Pengelola Pasar Jatinegara Kerahkan Petugas Resmi

Dia mengimbau pengunjung yang sudah membayar tiket parkir saat masuk ke pasar segera melapor bila dimintai uang oleh juru parkir liar.

Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Bima Putra
Kondisi parkiran di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (23/9/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA- Pengelola Pasar Jatinegara, Jakarta Timur menyatakan bakal memberikan sanksi kepada juru parkir liar yang memungut bayaran dari pengunjung pasar.

Manager Pasar Jatinegara, Sion Purba mengatakan upaya memberangus juru parkir liar guna menunjang kenyamanan pengunjung pasar yang datang.

"Sangsi yang akan kami berikan sangat tegas, karena hal itu menyangkut masalah pelayanan yang didapatkan para pengunjung," kata Sion di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (23/9/2019).

Dia mengimbau pengunjung yang sudah membayar tiket parkir saat masuk ke pasar segera melapor bila dimintai uang oleh juru parkir liar.

Sion menuturkan Pasar Jatinegara memiliki petugas parkir resmi yang dapat dikenali dari seragam dan tanda pengenal.

"Untuk itu, pengunjung yang datang pun diminta untuk lebih teliti. Jangan percaya bila menemukan orang tanpa seragam dan tanda pengenal," ujarnya.

Petugas parkir resmi tersebut bertugas membenahi tata letak kendaraan sekaligus membantu warga menata barang belanjaan.

Beda dengan juru parkir liar, pengunjung pasar juga tak perlu membayar petugas parkir resmi atas bantuan yang diberikan.

Korea Open 2019 Mulai Besok: 16 Wakil Indonesia Main, 6 Jadi Unggulan, Tanpa Daddies

Honda DBL Jakarta Series South Region 2019: Maju ke Final, SMAN 28 Berpeluang Pertahankan Gelar

Akibat Bentrokan Mahasiswa UIN Jakarta dan Massa Tidak Dikenal, Ambulans Sempat Kesulitan Melintas

"Jadi kalau ada pengunjung yang beli barang banyak, mereka yang mengikatnya di motor. Makannya kami tempatkan petugas di lokasi," tuturnya.

Perihal kondisi parkir, Sion menyebut pihaknya berencana membangun parkir susun vertikal agar pengunjung tak repot mencari lahan parkir kosong.

Pasalnya jumlah pengunjung yang membawa kendaraan kerap membeludak dan menganggu arus lalu lintas hingga ke luar pasar.

"Karena selama ini kami memang cukup direpotkan dengan terbatasnya lahan parkir yang ada. Namun karena belum mengantongi izin, pembangunan itu pun belum bisa dilakukan," lanjut Sion.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved