Ogah di Posko Pengungsian Kebakaran Jatinegara, Roni Pilih Tidur di Puing Rumahnya
Tak semua warga korban kebakaran Kecamatan Jatinegara memilih tidur di posko pengungsi yang disediakan Sudin Sosial Jakarta Timur.
Penulis: Bima Putra | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Tak semua warga korban kebakaran Kecamatan Jatinegara pada Sabtu (21/9/2019) memilih tidur di posko pengungsi yang disediakan Sudin Sosial Jakarta Timur.
Roni Syahroni (67), warga RT 04/RW 01 Kelurahan Rawa Bunga memilih tidur di rumahnya yang kini jadi puing karena merasa tak nyaman tidur di posko pengungsian.
"Kalau tidur di posko pengungsian enggak nyaman, terlalu banyak orang. Makannya saya milih tidur di rumah sendiri pakai terpal begini," kata Roni di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (23/9/2019).
Sebelum tidur di rumahnya, dia sempat nekat bermalam di pinggir perlintasan rel kereta bersama sejumlah warga lainnya.
Namun karena dinginnya suhu udara dan gigitan nyamuk yang menggangu, dia memilih pindah lalu bermalam di rumah sendiri.
"Ini terpal punya saya sendiri, baru semalam tidur di rumah. Habis nyoba tidur di pinggir rel dingin banget, apalagi saya sudah tua begini," ujarnya.
Roni mengaku hempasan debu sisa puing bangunan yang terdampak menganggu pernapasan dan penglihatan.
Namun dia memilih menyiasati debu tersebut dengan masker dan membersihkan lingkungan sekitar rumahnya.
"Banyak debu sih, makannya ini pakai masker. Tadi juga habis bersih-bersih biar debunya enggak terlalu banyak. Tetap lebih nyaman tidur di rumah sih," tuturnya.
Selain Roni, dua kerabat yang ikut jadi korban kebakaran akibat ledakan handphone seorang warga RT 04 memilih tak tidur di posko.
Sementara istri dan anak Roni memilih tidur di rumah saudara yang terletak di RT 10 Kelurahan Rawa Bunga atau masih berada dekat rumahnyam
"Kalau istri sama anak tidur di rumah saudara, di RT 10 dekat sini. Di sini saya tidur sama saudara yang rumahnya juga terbakar. Kalau makan sih tetap dapat bantuan," lanjut Roni.
Sebagai informasi, jumlah 480 jiwa yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran berasal dari dua Kelurahan yang wilayahnya terpisah kali.
Yakni RW 01 Kelurahan Rawa Bunga dan RW 06 Kelurahan Bali Mester yang masih termasuk wilayah Kecamatan Jatinegara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/roni-dan-dua-kerabatnya-yang-tak-memilih-tidur-di-rumah-jatinegara.jpg)