Kebijakan Ganjil Genap

Pelanggar Perluasan Ganjil Genap di Kawasan Fatmawati Diklaim Menurun Drastis

Penurunan jumlah pelanggar, jelas dia, tak lepas dari mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat

Pelanggar Perluasan Ganjil Genap di Kawasan Fatmawati Diklaim Menurun Drastis
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Seorang petugas Dishub DKI Jakarta berjaga di Jalan RS Fatmawati Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (23/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Jumlah pelanggar aturan ganjil genap di kawasan Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, diklaim mengalami penurunan drastis.

Hal itu dikatakan seorang petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Rizal Alamsyah, saat ditemui di Jalan RS Fatmawati Raya, Senin (23/9/2019).

"Beberapa hari terakhir ini sudah sedikit sekali yang melanggar. Jauh lah jumlahnya dibandingkan hari-hari pertama," kata Rizal.

"Di awal penerapan (ganjil-genap) itu bisa belasan sampai puluhan kendaraan yang ditindak. Sekarang gak sampai 10, pagi ini saja tidak ada," tambahnya.

Penurunan jumlah pelanggar, jelas dia, tak lepas dari mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat.

"Rata-rata sudah tahu di Fatmawati ini ada aturan ganjil-genap. Kesadaran masyarakat mulai meningkat," ujarnya.

Jadi Pelatih Sementara Persija Jakarta, Sudirman Singgung Peran The Jakmania

Perselingkuhan Oknum Guru Berseragam PNS Pemprov Jabar Terbongkar Usai Tersebarnya Video Mesum

Pantauan TribunJakarta.com di Jalan RS Fatmawati Raya, tidak ada kendaraan yang ditindak dengan diberikan surat bukti pelanggaran (tilang).

Namun, bukan berarti tidak ada kendaraan yang melanggar aturan ganjil-genap.

Rizal mengatakan setidaknya ada tiga mobil berpelat genap yang memasuki wilayah ganjil-genap.

"Tapi kita tidak bisa menindak. Tadi kami cuma berikan peringatan, lalu kami arahkan untuk putar balik," ucapnya.

Ia menuturkan, ketiga pengemudi yang melanggar bersikap kooperatif dan tidak melakukan protes berlebihan.

"Mereka bilang baru pertama kali lewat sini. Kemudian kami berikan sosialisasi dan mereka mengerti," ujarnya.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved