Rumahnya di Jatinegara Habis Terbakar, Bintang Tetap Berangkat Ikut UTS di Sekolah

Meski rumahnya di wilayah RW 06 Kelurahan Bali Mester hangus terbakar dan kini tinggal di posko pengungsian, hari ini Bintang tetap pergi ke sekolah.

Rumahnya di Jatinegara Habis Terbakar, Bintang Tetap Berangkat Ikut UTS di Sekolah
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Bintang Wahyu Saputra (14) di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (23/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Kebakaran pada Sabtu (21/9/2019) yang menghanguskan 129 rumah warga Kecamatan Jatinegara tak menyurutkan semangat belajar Bintang Wahyu Saputra (14).

Meski rumahnya di wilayah RW 06 Kelurahan Bali Mester hangus terbakar dan kini tinggal di posko pengungsian, hari ini Bintang tetap pergi ke sekolah.

"Tadi pagi tetap sekolah, soalnya hari pertama UTS (Ujian Tengah Semester) mata pelajaran Matematika," kata Bintang yang tercatat pelajar kelas 9 Madrasah Tsanawiyah Attahiriyah di Jatinegara, Senin (23/9/2019).

Permukiman warga RW 06 Kelurahan Bali Mester yang terbakar di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (23/9/2019).
Permukiman warga RW 06 Kelurahan Bali Mester yang terbakar di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (23/9/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Dia mengaku sempat khawatir tak dapat mengerjakan soal yang diujikan karena seluruh buku, seragam, dan perlengkapan sekolah terbakar.

Namun Bintang memilih percaya diri dengan kemampuannya sehingga memilih tetap menempuh UTS bersama teman-temannya.

"Tadi ya mengerjakan soal seperti biasa saja, mudah-mudahan sampai Jumat hari terakhir nanti bisa ngerjain. Sebenarnya bisa ikut ujian susulan, tapi saya enggak mau," ujarnya.

Bintang ogah mengikuti ujian susulan usai sejumlah teman dan guru berkunjung menengok rumahnya yang terbakar.

Kedatangan pihak sekolah dan temannya guna mengucapkan bela sungkawa dan memberi bantuan materi membuat semangat bersekolahnya naik.

"Enggak tahu sekolah saya tahu informasi darimana. Tiba-tiba kemarin teman-teman datang ke rumah dan kasih bantuan. Saya mengucapkan terima kasih banyak," tuturnya.

Soal kebutuhan perlengkapan sekolah, Bintang mengaku sudah mendapat bantuan seragam, celana, dan buku untuk sekolah.

Namun jumlah seragam dan celana yang diberi Sudin Sosial Jakarta Timur dirasa belum cukup karena harus dikenakan setiap hari ke sekolah.

"Kalau baju seragam, baju sehari-hari untuk anak-anak masih sedikit. Saya hanya ada 1 baju dari bantuan. Harapannya dapat bantuan lagi," kata Bintang.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved