Sudah 222 Orang Daftar Pelatihan Las di PPKKPL Jakarta Timur untuk Tahun Depan

"Hingga saat ini sudah ada 222 warga yang mendaftar untuk ikut pelatihan tahun depan," kata Suminarsih di PPKKPL Condet, Jakarta Timur.

Sudah 222 Orang Daftar Pelatihan Las di PPKKPL Jakarta Timur untuk Tahun Depan
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Gedung PPKKPL Jakarta Timur yang dalam tahap pembangunan di Kramat Jati, Kamis (26/9/2019).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Meski pelatihan baru dibuka awal tahun depan, sebanyak 222 orang sudah mendaftarkan diri ke pusat pelatihan kerja khusus pengembangan las (PPKKPL) Kramat Jati, Jakarta Timur.

Kepala PPKKPL, Suminarsih Wage mengatakan banyaknya jumlah pendaftar menunujukkan peluang kerja di bidang las masih terbuka lebar dan diminati pencari kerja.

"Hingga saat ini sudah ada 222 warga yang mendaftar untuk ikut pelatihan tahun depan," kata Suminarsih di PPKKPL Condet, Jakarta Timur, Kamis (25/9/2019).

Sebelum mengikuti pelatihan, peserta lebih dulu melalui serangkaian tes uji materi umum, pengetahuan umum, tes kesehatan, dan kemampuan dasar las.

Namun peserta yang memiliki tato di tubuh dipastikan tak bisa mengikuti pelatihan gratis yang diberikan PPKKPL Jakarta Timur.

"Karena ditempat ini kami melatih mereka demi menciptakan tenaga kerja yang siap pakai," ujarnya.

Kepala Seksi Pengendalian Dan Pemasaran PPKKPL, Sarijo menyebut hasil lulusan PPKKPL Jakarta Timur telah diakui banyak perusahaan.

Pada tahun 2018, 92 persen dari 492 lulusan PPKKPL Jakarta Timur sudah tersalurkan ke 50 perusahaan yang selama ini bekerja sama.

"Semua yang lulus itu juga kami berikan sertifikat atas pelatihan yang dilakukan selama 45 hari itu," tutur Sarijo.

Sementara hingga akhir tahun 2019 PPKKPL Jakarta Timur sudah melatih 330 peserta yang beberapa di antaranya dalam proses seleksi perusahaan.

Tahun depan, PPKKPL Jakarta Timur dipastikan memiliki gedung pelatihan las bawah air yang pembangunannya ditarget rampung akhir tahun ini.

"Sisanya masih terus kami kawal, karena masih ada beberapa perusahan yang sudah melakukan seleksi dan belum karena masuk menunggu pengumuman," ujarnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved