Presiden Jokowi Bungkam Tentang Penangkapan 2 Aktivis, Sejumlah Menteri Juga Bungkam

Presiden Joko Widodo enggan berkomentar saat ditanya soal langkah kepolisian menangkap aktivis.

Editor: Suharno
ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI
Presiden Joko Widodo (kanan) meninggalkan ruangan usai meminta Mensesneg Pratikno (kiri) mengumumkan Pelaksana Tugas (Plt) Menpora di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/9/2019). Presiden menunjuk Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Hanif Dhakiri sebagai Plt Menpora menggantikan Imam Nahrawi. 

Dandhy dituding melanggar Pasal 28 Ayat (2) jo Pasal 45A Ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Dandhy saat ini sudah dilepas, namun ia ditetapkan sebagai tersangka.

Sementara Ananda Badudu ditangkap karena meneransfer sejumlah dana kepada mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPR/MPR untuk menolak UU KPK dan RKUHP.

Dana itu dikumpulkan Ananda lewat situs penggalangan dana kitabisa.com.

Ananda saat ini sudah dilepas oleh kepolisian dan tak ditetapkan sebagai tersangka.

Sejumlah Menteri Bungkam

Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah menteri ke Istana Kepresidenan pada Jumat (27/9/2019) pagi.

Sejumlah menteri yang dipanggil ialah Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Pertemuan Jokowi dan para menteri itu hanya berlangsung sekitar 30 menit.

Setelah itu, para menteri meninggalkan Istana tanpa mau banyak berkomentar.

Menkumham Yasonna Laoly menyebut pertemuan membahas mengenai situasi terkini.

"Enggak ada, bahas situasi terakhir," kata Yasonna.

2 Kali Tolak Perppu KPK, Jokowi Akhirnya Luluh Usai Dengar Ucapan Mahfud MD: Genting!

Situasi terakhir di dalam negeri memang tengah memanas setelah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di sejumlah daerah.

Tuntutan mereka antara lain menolak revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi dan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved