Anies Baswedan Resmikan PAUD Setya Bakti: Pastikan Anak Senang, Tidak Perlu Diajari Baca Tulis

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmikan PAUD Setya Bakti, Jalan Karya Bakti 3 Kelurahan Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Anies Baswedan Resmikan PAUD Setya Bakti: Pastikan Anak Senang, Tidak Perlu Diajari Baca Tulis
Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Suasana peresmian PAUD Setya Bakti, Jalan Karya Bakti 3 Kelurahan Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (28/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Setya Bakti, Jalan Karya Bakti 3 Kelurahan Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (28/9/2019).

PAUD Setya Bakti termasuk dalam pogram bedah 1.000 PAUD yang diinisiasi atau diprakasai oleh Bunda Pintar Indonesia (BPI).

Kedatangan Anies Baswedan juga didampingi oleh sang istri, Fery Farhati, Wali Kota Jakarta Timur M Anwar beserta Diah Anwar, Pemimpin Bunda Pintar Indonesia (BPI) Zita Anjani dan Sekjen Partai Amanat Nasional Eddy Soeparno.

Suasana peresmian PAUD Setya Bakti, Jalan Karya Bakti 3 Kelurahan Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (28/9/2019).
Suasana peresmian PAUD Setya Bakti, Jalan Karya Bakti 3 Kelurahan Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (28/9/2019). (Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

Dengan mengucapkan bismillah, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (RI) meresmikan secara simbolis dengan pengguntingan pita.

"Kita bersyukur bisa sama-sama hadir dalam acara bedah PAUD. Kita berharap fasilitas PAUD lebih baik. Pendidikan itu sesungguhnya mulainya dari dalam kandungan sampai sepanjang hayat," kata Anies di Pondok Kopi, Sabtu (28/9/2019).

6 Laga Sengit Tersaji di DBL DKI East Region 2019, Juara Bertahan Ditantang SMAN 59 Jakarta

Aksi Mujahid 212, FMMB Beri Imbauan ke Aparat Kepolisian dan Pemerintah

Melalui sambutannya Anies mengungkapkan PAUD menjadi tempat yang menyenangkan bagi peserta didik. Sebab mulai dari PAUD, anak-anak belajar hal yang paling dasar.

Untuk itu, ia membagikan pengalamannya ketika baru mengenyam dunia pendidikan. Meskipun dijelaskannya terlambat, ia tetap bisa membaca dan menulis.

"Saya ini masuk sekolah usia 3 tahun. Masuk SD usia 7 tahun. Jadi PAUD dan TK diusia 4 tahun. Saya ingat persis baca tulis baru kelas 1 SD," sambungnya.

Untuk itu, dalam sambutannya juga, ia menegaskan agar guru PAUD tidak memaksakan peserta didil untuk membaca dan menulis.

"Saya juga titip pada ibu-ibu di sini di PAUD Setya Bakti. Pastikan anak-anak belajar dengan senang dan bahagia. Tidak perlu diajari baca tulis. Jangan (mau), kalo ada orang tua memaksa," tandasnya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved