Bersikap Aneh & Jadi Pendiam, Bocah 12 Tahun Mengaku Dirudapaksa dan Diancam Pria Pengangguran

Siswi Madrasah Tsanawiyah, CH (12) jadi pendiam sejak pergi bersama seorang yang menjemput ke rumahnya, Minggu (25/9/2019) sekira pukul 08:00 WIB.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Wahyu Aji
Kompas.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Siti Nawiroh

TRIBUNJAKARTA.COM, JAWA TENGAH - Siswi Madrasah Tsanawiyah, CH (12) tunjukkan prilaku tak biasa sejak pergi bersama seorang pria yang menjemput ke rumahnya, Minggu (25/9/2019) sekira pukul 08:00 WIB.

Seorang pria itu adalah MAK (21), warga Desa Kebonagung, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Pada hari libur itu, MAK menggunakan motor menjemput CH ke rumahnya tanpa sepengetahuan orangtua si perempuan.

DJ Bebby Fey Teriak Histeris Dengar Suara Ini, Paranormal Terawang Sosok Genderuwo: Tadi Ada di Sini

MAK tak memulangkan CH ke rumah sampai tengah malam, orangtua siswi MTS itu langsung gelisah takut terjadi sesuatu.

Orangtua CH sudah berulangkali menghubungi anaknya namun ponselnya tak dapat dihubungi.

Sampai akhirnya, MAK mengantarkan pulang CH, Senin (25/9/2019) namun hanya sampai di depan gang rumah.

MAK yang tak mempunyai pekerjaan alias pengangguran ini langsung pergi setelah menurunkan CH di depan gang.

Mulai dari hari itu, CH menunjukkan sikap yang aneh dan tak biasa pada orangtuanya di rumah.

Pulang Bekerja, Istri Temukan Suami dan Balitanya Tewas Tak Wajar: Ada Pesan Kekecewaan di Dinding

Ia tak mau sekolah, jadi pendiam, dan kerap menutup diri di dalam kamar.

CH didesak oleh orangtuanya untuk bercerita apa yang sedang terjadi pada dirinya.

Akhirnya CH mengaku, dirinya telah disetubuhi empat kali di wilayah Tegowanu oleh MAK.

Bahkan CH diancam oleh MAK supaya mau menuruti kemauan bejatnya itu.

Kini, siswi asal Karangawen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah itu mengalami trauma berat.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved