Liga 1 2019

Umuh Muchtar Sebut Insiden Pelemparan Batu di Bogor Salah Persib Bandung

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, sebut insiden pelemparan batu ke bus timnya usai laga melawan Tira Persikabo adalah kesalahan Maung Bandung.

Umuh Muchtar Sebut Insiden Pelemparan Batu di Bogor Salah Persib Bandung
Superball.id
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, sebut insiden pelemparan batu ke bus timnya usai laga melawan Tira Persikabo adalah kesalahan Maung Bandung.

Persib Bandung sempat mendapatkan kejadian tak menyenangkan usai pertandingan menghadapi Tira Persikabo di pekan ke-18 Liga 1 2019.

Bus yang ditumpangi oleh para pemain Persib dilempari batu oleh orang tak dikenal ketika dalam perjalanan kembali dari Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.

Akibatnya, dua orang pemain Omid Nazari dan Febri Hariyadi harus mendapatkan perawatan karena terkena lemparan batu.

3 Pemain Tira Persikabo Dipanggil Timnas Indonesia: RD Keberatan, Manajemen Klub Surati PSSI

Omid Nazari luka parah kena lemparan batu.
Omid Nazari luka parah kena lemparan batu. (Instagram/persib_official)

Berlangsung Live Streaming Persela Lamongan Vs Bhayangkara FC, Duel 2 Tim Pincang

Menurun sang manajer, Umuh Muchtar, upaya pengusutan kejadian tersebut masih berjalan hingga kini.

Persib sendiri telah mengirimkan perwakilan untuk mengikuti sidang Komite Disiplin (Komdis) PSSI di Jakarta.

Umuh Muchtar mengungkapkan, pihaknya mengirimkan Media Officer Persib, Irfan Suryadireja, ke Jakarta.

"Ya hari ini (26 September 2019) kan sidang, Irfan yang ke sana," ujarnya dikutip dari laman Bobotoh.id.

Hasil Korea Open 2019 - Fajar/Rian Kantongi Tiket ke Final, Langsung Jaga Fokus dan Stamina

Menurut pria yang akrab disapa Wa Haji ini, Persib tak mau menyalahkan pihak mana pun atas kejadian tersebut.

"Waktu di Bogor juga saya tidak menyalahkan pihak kepolisian, saya juga ditawari oleh pihak kepolisian untuk pakai rantis," ucap Umuh Muchtar.

Akan tetapi, tawaran dari kepolisian tersebut ditolak oleh pihak Persib, dan menurut Umuh, itu adalah kesalahan.

"Kapolres-nya sendiri pakai mengawal dengan motor, ini luar biasa sampai capek lihatnya," kata pria 71 tahun ini.

Berlangsung Live Streaming PUBG Mobile PMCO Fall Split SEA League 2019 Day 11, Ada Bigetron

"Kesalahan dari kami karena tidak mau (pakai rantis), saya pikir akan aman."

Manajer yang dikenal vokal mengkritisi PSSI ini berharap kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi induk organisasi sepak bola Indonesia itu.

"Agar tidak terjadi lagi dan tidak ada yang dirugikan," tuturnya berharap. (*)

Editor: Suharno
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved