Penjual Es Krim di Aceh Sodomi 5 Bocah, Kepala Desa Beberkan Modus Pelaku Rayu Para Korban

Seorang penjual es krim berinisial JN (42) asal Mandailing Natal, Sumatera Utara menjadi pelaku sodomi dan upaya tindakan sodomi.

Penjual Es Krim di Aceh Sodomi 5 Bocah, Kepala Desa Beberkan Modus Pelaku Rayu Para Korban
(YouTube Serambi on TV)
Seorang penjual es krim berinisial JN (42) didampingi menuju RSUD Simeulue. Pria asal Mandailing Natal, Sumatera Utara itu menjadi pelaku sodomi dan upaya tindakan sodomi terhadap 5 bocah. 

TRIBUNJAKARTA.COM  - Seorang penjual es krim berinisial JN (42) asal Mandailing Natal, Sumatera Utara menjadi pelaku sodomi dan upaya tindakan sodomi.

Dikutip TribunWow.com dari serambinews.com, Minggu (29/9/2019), JN sempat lari ke kebun sawit saat akan ditangkap hingga akhirnya dikepung oleh warga.

JN akhirnya ditangkap personel polisi dan dibawa ke Polsek Teupah Selatan bersama warga Desa Suak Lamatan pada Jumat (27/9/2019) malam.

Penjual es krim tersebut sudah melakukan tindakan sodomi serta melakukan upaya pencabulan terhadap lima orang anak di daerah itu.

Anggota Polsek Teupah Selatan mendapat laporan dari warga yang merupakan orangtua korban yang pernah disodomi.

Warga tersebut mengaku putranya menjadi korban sodomi JN.

Setelah ditangkap, JN sempat dibawa ke RSUD Simeulue untuk cek kesehatan.

Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polres Simeulue ingin memastikan bahwa JN tidak mengidap penyakit menular.

"Dicek kesehatan pelaku untuk diketahui apakah ada penyakit menular atau tidak," ujar Kanit Polres Simeulue, Bripka Wardika Saputra, Jumat (28/9/2019).

Dilansir TribunWow.com dari video unggahan kanal YouTube Serambi on TV, Sabtu (28/9/2019) tampak detik-detik JN dibawa ke RSUD Simeulue.

Halaman
12
Editor: Rr Dewi Kartika H
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved