Dua Pengedar Narkoba Diringkus Polisi Saat Sedang Transaksi di Bekasi

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, dua orang tersangka diketahui melakukan transaksi narkoba.

Dua Pengedar Narkoba Diringkus Polisi Saat Sedang Transaksi di Bekasi
ISTIMEWA/Dokumentasi Humas Polres Metro Bekasi Kota
Tersangka pengedar narkoba jenis sabu diringkus Polres Metro Bekasi Kota. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELTAN - Satuan Narkoba Polres Metro Bekasi Kota meringkus dua orang pengedar narkoba bernama Hendra Gunawan Ritonga (36) dan Suwandy (31) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, (29/9/2019) dini hari.

Keduanya ditangkap, setelah polisi melakukan pengembangan dari kasus peredarana narkoba di Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pada Selasa, 24 September 2019 lalu.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, dua orang tersangka diketahui melakukan transaksi narkoba jenis sabu kepada rekannya bernama Niko.

"Dua orang tersangka ini memasok narkoba kepada saudara Niko yang telah lebih dulu kami tangkap di Bekasi, dari situ kami lakukan pengembangan," kata Erna kepada TribunJakarta.com, Selasa (1/10/2019).

Sidang Paripurna Pelantikan DPR/DPD/MPR Selesai, Tak Terlihat Massa di Sekitar Kompleks Parlemen

Dua orang tersangka diringkus polisi di Jalan Diponegoro Nomor 51 RT 12 RW 6 Kelurahan Menteng, Kecamatan Menteng Jakarta Pusat, ketika keduanya tengah berhenti di pinggir jalan.

Polisi sebelumnya telah melakukan pengintaian dan ketika keduanya melakukan aktivitas mencurigakan, langsung dilakukan pengeledahan.

Dari hasil pengeledahan itu, polisi menemukan barang bukti satu bungkus plastik klip bening berisikan narkotika jenis sabu dengan berat 2,37 gram dan satu bungkus plastik klip bening berisikan narkotika jenis sabu dengan berat 0,36 gram.

"Mereka kemudian mengaku barang haram itu miliknya, kita langsung amankan ke Polres Metro Bekasi Kota untuk dimintai keterangan lebih lanjut," jelas Erna.

Dari pengakuan sementara, kedua tersangka mendapatkan barang haram itu dari seorang pemasok bernama Wadi. Polisi sampai saat ini masih terus melakukan pengembangan guna meringkus jaringan peredaran narkoba jenis sabu tersebut.

"Kita masih dalami ya untuk mengetahu identitas lebih banyak tersangka pemasok narkoba, lalu mengetahui keberadaanya," paparnya.

Kedua tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 undang-undang 35 tahun 2019 tentang narkotika, ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved