Demo di Jakarta

Jadi Korban Kekerasan, Petugas PMI Jakarta Timur yang Diamankan Polisi Sempat Trauma

"Sekarang petugas medisnya sudah siap bertugas karena sudah difasilitasi psikologis trauma support dari PMI Pusat," ujarnya.

Jadi Korban Kekerasan, Petugas PMI Jakarta Timur yang Diamankan Polisi Sempat Trauma
ISTIMEWA
Petugas medis PMI Jakarta Timur yang sempat diamankan polisi saat bertugas kembali, Duren Sawit, Selasa (1/10/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Lima petugas PMI Jakarta Timur yang diamankan anggota Brimob bersama unit mobil ambulans, Rabu (25/9/2019) saat demo berujung bentrok di sekitar DPR RI mengalami trauma.

Kepala Markas PMI Jakarta Timur Eki Komalasari mengatakan trauma saat bertugas itu akibat menerima dan menyaksikan tindak kekerasan saat kerusuhan.

"Traumanya cukup berat. Mengalami kekerasan, menyaksikan tindakan kekerangan, dan melihat ambulan di rusak (sense of belonging)," kata Eki saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Selasa (1/10/2019).

Lantaran mengalami trauma, lima petugas medis PMI Jakarta Timur yang sempat diamankan di Polda Metro Jaya mendapat pendampingan psikologis.

Kini lima petugas medis PMI Jakarta Timur sudah bisa bertugas seperti biasa, pun dengan unit mobil ambulans yang sempat dirusak.

"Sekarang petugas medisnya sudah siap bertugas karena sudah difasilitasi psikologis trauma support dari PMI Pusat," ujarnya.

Lima petugas medis PMI Jakarta Timur diperbolehkan pulang pada Kamis (26/9/2019) sore setelah Polda Metro Jaya meminta maaf atas kesalahannya.

Sementara handphone lima petugas medis baru dapat diambil pada Jumat (27/9/2019), dan ambulans dikembalikan pada Senin (30/9/2019) malam.

Sebelumnya, Staff Humas PMI Jakarta Timur Dewi berharap insiden serupa tak lagi terulang atau merusak hubungan Polisi dengan petugas medis.

Halaman
1234
Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved