Puslabfor Telusuri Sebab Kebakaran yang Tewaskan Nenek 80 Tahun di Cakung

Hasil pemeriksaan jajarannya, Tom menuturkan pihak keluarga Simah sudah menerima musibah yang menimpa mereka.

Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Bima Putra
Kontrakan tempat Yasir tinggal di Cakung, Jakarta Timur, Jumat (27/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Unit Reskrim Polsek Cakung belum dapat memastikan sebab kebakaran yang menewaskan seorang warga RT 10/RW 08 Kelurahan Cakung Barat, pada Jumat (27/9/2019) sekira pukul 17.00 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Cakung AKP Tom Sirait mengatakan sebab kebakaran yang menewaskan Simah (80) menunggu pemeriksaan Pusat Laboratorium Forensik (Publabfor).

"Untuk sementara masih menunggu hasil dari Puslabfor, sudah kita ajukan," kata Tom saat dikonfirmasi di Cakung, Jakarta Timur, Selasa (1/10/2019).

Merujuk hasil pemeriksaan jajarannya, Tom menuturkan pihak keluarga Simah sudah menerima musibah yang menimpa mereka.

Pasalnya saat kejadian anggota keluarga yang mengurus Simah sedang tak berada di rumah sehingga tak bisa menolong saat kebakaran.

"Keluarga ihklas karena nenek tersebut sudah hampir 90 tahun sakit, harus dipapah dan menggunakan kursi roda. Sementara anggota keluarga pergi karena anaknya ulang tahun," ujarnya.

Sebagai informasi, Simah sendiri merupakan pemilik enam unit kontrakan yang disewa dua bos pedagang somay keliling bagi pegawainya.

Warga RT 10 tak bisa menyelamatkan Simah karena baru sadar adanya kebakaran saat api sudah membesar dan melahap lebih dari satu kontrakan.

Intip Penampilan Anggun Krisdayanti di Pelantikan Anggota DPR RI, Tas Jinjingnya Tuai Perhatian

Puan Maharani Ketua DPR RI Periode 2019-2024, Berhasil Pecah Telor Hingga Rekam Jejak Menko Termuda

Sekitar 36 pedagang somay yang tinggal di kontrakan milik Simah juga tak berada di lokasi karena saat kejadian baru saja hendak berjualan.

"Kita (pedagang somay keliling) baru keliling jualan, begitu dapat kabar kebakaran langsung pulang. Saya kenal sama Nyai karena ngontrak di sini," tutur Yasir (24), satu pedagang somay.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved