Masih ada Ribuan Mahasiswa Asal Papua Belum Kembali ke Kota Studinya Pascakerusuhan

Pascakerusuhan dan eksodus di Papua, sekira 1000 mahasiswa asal Papua masih berada di kampung halamannya.

Masih ada Ribuan Mahasiswa Asal Papua Belum Kembali ke Kota Studinya Pascakerusuhan
Istimewa
Aliansi Masyarakat Papua Indonesia (AMPI) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pascakerusuhan dan eksodus di Papua, sekira 1000 mahasiswa asal Papua masih berada di kampung halamannya.

Rencananya, mereka akan dikembalikan ke kota asal studinya masing-masing untuk melanjutkan pembinaan ilmunya karena kondisi di Papua sudah mulai kondusif.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Pemuda Mandala Trikora Organisasi Papua, Albert Ali Kabiyai mengatakan akan mengembalikan adik-adiknya secara bertahap untuk kembali ke kota studinya.

Hasil Liga Champions - Firmino, Mane, Salah Menggila, Liverpool Menangi Duel 7 Gol

"Sampai saat ada yang masih di Papua hampir 1000 lebih mahasiswa yang pulang, saya rencana mengembalikan mereka secara bertahap dengan dana yang kita swadaya dari senior-senior," jelas Ali di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (2/10/2019).

Sebab, lanjut Ali, hanya mereka satu-satunya harapan untuk memajukan tanah Papua melalui ilmu yang mereka serap dari perguruan tinggi.

Ali pun menekankan, kembalinya mahasiswa asal Papua juga karena kondisi di Papua sudah membaik.

Tidak seperti yang diberitakan di media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter dan lain sebagainya.

"Kembali ke kota-kota studi karena situasi di Papua sudah mulai kondusif. Saya juga imbau kepada adik-adik supaya menghindari berita hoaks. Berita yang tidak benar kebenarannya karena kehancuran Papua kemarin karena berita hoaks," tutur Ali.

Hasil Liga Champions - Luis Suarez Jadi Pahlawan Barcelona yang Ungguli Inter Milan

Ribuan mahasiswa asal Papua pun diduga mengalami eksodus karena mengalami intimidasi dan merasa khawatir akan tanah kelahirannya.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved