Minta Polisi Usut Tuntas Kematian Mahasiswa di Kendari, PMII Gelar Aksi Solidaritas di Polres Jaksel

"Kami turun aksi solidaritas untuk mengingat kematian sahabat kami di Kendari yang tertembak, dan sampai saat ini belum diketahui oknum pelakunya,"

Minta Polisi Usut Tuntas Kematian Mahasiswa di Kendari, PMII Gelar Aksi Solidaritas di Polres Jaksel
TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Aksi teatrikal yang digelar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di depan Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Kamis (3/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Sejumlah massa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi solidaritas di depan Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Kamis (3/10/2019).

Pantauan TribunJakarta.com pukul 16.30, aksi solidaritas itu diikuti sekitar 20-30 orang.

Dalam unjuk rasa tersebut, massa juga melakukan aksi teatrikal.

Terlihat seseorang terbaring dibungkus kain kafan. Sementara yang lain menabur bunga di atasnya.

Ketua Pengurus PMII Jakarta Selatan Coki Huntara mengatakan, aksi tersebut untuk mengingat tewasnya mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Immawan Randi.

"Kami turun aksi solidaritas untuk mengingat kematian sahabat kami di Kendari yang tertembak, dan sampai saat ini belum diketahui oknum pelakunya," kata Coki.

Para peserta aksi berharap pihak Kepolisian segera mengusut tuntas kematian Randi.

"Jikalau pelakunya aparat Kepolisian, kami minta dicopot jabatannya," ujar Coki.

Pelatih Timnas Indonesia Panggil Empat Pemain Persija untuk Membela Skuad Garuda

Kedai Jamu Bukti Mentjos di Salemba Ada Sejak 1950, Terus Bertahan dengan Racikan Turun Temurun

Istri Bersama Selingkuhan yang Berencana Bunuh Suami Terinspirasi Aulia Kesuma yang Bakar Keluarga

Massa PMII, lanjut dia, juga meminta Polres Jakarta Selatan tidak melakukan tindakan represif kepada mahasiswa yang berdemonstrasi.

Menurut Coki, tindakan represif dalam bentuk apa pun tidak dibenarkan hukum.

"Kami mengajak pihak Kepolisian untuk Salat Gaib agar mereka merasakan kesedihan yang sama atas kematian sahabat kami," ucap dia.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved