Breaking News:

Program Gebrak Pakumis Plus Kabupaten Tangerang, Benahi Rumah Sekaligus Lingkungannya

Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pemakaman Kabupaten Tangerang menggelar sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) nomor 63 Tahun 2019.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Sosialisasi program Gebrak Pakumis Plus di Ruang Bola Sundul Gedung Usaha Daerah Kabupaten Tangerang, Kamis (3/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TIGARAKSA - Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pemakaman Kabupaten Tangerang menggelar sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) nomor 63 Tahun 2019 soal program Gebrak Pakumis Plus.

Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pemakaman Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah mengatakan, program tersebut merupakan gerakan bersama rakyat atasi kawasan padat, kumuh, miskin, dan pemberdayaan lingkungan sosial ekonomi.

Program tersebut sebelumnya hanya membangun dan membedah rumah saja, namun saat ini ditambah dengan pemberdayaan masyarakatnya.

"Saat ini program Gebrak Pakumis ada plusnya, ya plusnya itu adalah membangun lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakatnya jadi bukan hanya rumahnya saja yang kita bedah tetapi ekonominya juga, agar masyarakat tersebut bisa tumbuh menjadi masyarakat yang sejahtera," ucap Iwan di Kabupaten Tangerang, Kamis (3/10/2019).

Ironis Nasib Gadis Ini, Disetubuhi Ayah Tiri, Ibu Kandung Menyebutnya Pelakor dan Lakukan Hal Ini

Iwan menambahkan, dengan diadakannya sosialisasi ini dapat memberikan gambaran kepada Camat untum dapat memberikan dukungan.

Sebab, Pemerintahan Kabupaten Tangerang menaruh target 1000 rumah masuk dalam Gebrak Pakumis Plus.

"Kita perlu kolaborasi dengan beberapa OPD yang terkait dengan penataan lingkungan kawasan permukiman sekaligus pemberdayaan ekonomi nya, karena target tahun ini sebanyak 1000 rumah," terang Iwan.

Sementara itu Sekda Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengungkapkan, bahwa Dirinya sangat berterimakasih kepada Dinas Perkim dan jajarannya yang sudah berusaha untuk menggandeng pihak konsulta.

Pihak narasumber dalam hal ini dari UNPAD maupun dari UNIS dalam rangka menyempurnakan program gebrak pakumis Plus.

"Saya berharap ini bisa kita pertajam beberapa komitmen, sebelumnya Program Gebrak Pakumis ini mengacu kepada Perbup 42 Tahun 2016 pada saat itu gebrak pakumis yang lama hanya terkait dengan fisiknya saja dan dalam Perbub. No. 63 Tahun 2019 ada tambahan plusnya yakini meningkatlan kesejahteraan masyarakatnya juga," ucap Sekda.

Lowongan Kerja BRI Life, Syarat Pelamar Mulai dari Lulusan SMA/SMK Hingga Diploma

Sejak 2012 hingga 2018, pemerintah daerah melalui Bappeda sudah berhasil membangun atau merevitalisasi rumah sebanyak 6694 unit.

Sementara pada tahun 2019 ditargetkan sebanyak 1000 unit yang akan dibangun. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved