Sengketa Tanah Adat, Balita jadi Korban Pemukulan Penjaga PT Toba Pulp Lestari, Polisi Tolak Aduan

Seorang balita, MT (3) dipukul pegawai PT Toba Pulp Lestari (TPL), warga melapor tetapi ditolak polsek.

Sengketa Tanah Adat, Balita jadi Korban Pemukulan Penjaga PT Toba Pulp Lestari, Polisi Tolak Aduan
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Wakil Ketua Lamtoras Mangitua Ambarita saat memberi keterangan di Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (3/9/2019). 

Melihat MT terpukul, sejumlah warga Sihaporas marah dan nyaris terlibat bentrok dengan sekumpulan orang PT TPL.

Namun sejumlah warga berusaha melerai perkelahian lalu menolong MT dan segera pergi membuat laporan ke Polsek meski ditolak.

"Polsek tidak mau menerima pengaduan. Justru mengarahkan pengaduan ke Polres," ujarnya.

"Mengingat jauhnya jarak ke Polres, akhirnya besoknya kami berangkat ke Polres Simalungun," lanjutnya.

Ironis Nasib Gadis Ini, Disetubuhi Ayah Tiri, Ibu Kandung Menyebutnya Pelakor dan Lakukan Hal Ini

Hingga kini, Mangitua menyebut MT masih belum pulih sepenuhnya akibat jadi korban penganiayaan oleh pegawai PT TPL.

Dia mencontohkan MT yang kerap menangis bila bertemu orang banyak, khususnya orang tak dikenal.

"Sekarang lemas dan trauma. Takut dia melihat orang banyak, mengingat peristiwa itu," tuturnya. (*)

Penulis: Bima Putra
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved