Artis Terjerat Narkoba

Artis Rifat Umar Konsumsi Ganja untuk Cari Inspirasi

Rifat mengaku saat ini ia sudah tidak lagi bekerja di dunia hiburan, melainkan di perusahaan gaming sebagai content creator.

Artis Rifat Umar Konsumsi Ganja untuk Cari Inspirasi
TRIBUNJAKARTA.COM/Annas Furqon Hakim
Artis Rifat Umar dan RR saat dirilis dalam kasus penyalahgunaan narkoba di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (4/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Selain untuk menjaga stamina, mencari inspirasi jadi alasan artis Rifat Umar untuk mengonsumsi narkoba jenis ganja.

Rifat mengaku saat ini ia sudah tidak lagi bekerja di dunia hiburan, melainkan di perusahaan gaming sebagai content creator.

"Ya mungkin butuh banyak inspirasi lah. Makanya saya gunakan narkotika jenis ganja," kata Rifat di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (4/10/2019).

Rifat juga telah melakukan tes urine, dan dinyatakan positif mengonsumsi narkoba jenis ganja.

Ia pun mengaku sudah mengonsumsi ganja selama satu tahun.

"Jujur, kalau boleh dibilang, saya baru setahun pakai narkoba jenis ganja," ujar dia.

Penangkapan Rifat bermula ketika Polisi mendapatkan informasi adanya penyalahgunaan narkoba di rumah kos Kayu Manis, Pesanggrahan.

Kenangan Warga di Sekitar Jembatan Zaman Belanda: Pernah Lihat Anak Gajah Lari

Nuansa Serba Pink, Ruang Kerja Bendahara Kelurahan Rawa Bunga Jadi Tempat Swafoto Karyawan dan PPSU

Polisi lebih dulu mengamankan RR yang baru keluar dari rumah kos tersebut.

Dari tangan RR, Polisi menemukan barang bukti ganja seberat 83,79 gram.

"Kami menemukan barang bukti ganja di dalam mobil yang ternyata milik RR. Ganja itu dimasukkan ke dalam kaleng," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Setelahnya, baru lah Polisi menggeledah kamar kos Rifat dan menemukan barang bukti lainnya.

Saat penggeledahan tersebut, Rifat tengah bersama seorang teman wanitanya.

Atas kepemilikan ganja itu, Rifat dan RR dijerat Pasal 114 sub Pasal 132 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancam hukuman di atas lima tahun penjara.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved