Breaking News:

Jamur Susu Harimau dari Banten Menjadi Produk Ekspor Unggulan ke Sejumlah Negara Asia

Kepala BBKP Bandara Soekarno-Hatta Imam Djajadi mengatakan sejak Januari sampai 2019 tercatat ada 31 kali ekspor jamur susu harimau

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Pelepasan ekspor jamur susu harimau senilai Rp 2,553 miliar yang diekspor ke Negara Vietnam melalui Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (4/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Badan Karantina Pertanian (Barantan) pada Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) terus menggenjot ekspor dari sisi hortikultura.

Seperti jamur susu harimau asal Provinsi Banten pada tahun 2019.

Dari data yang didapatkan, setidaknya ada ada 2,425 ton jamur susu harimau senilai Rp 2,553 miliar yang sudah diekspor ke Negara Vietnam melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Kepala Barantan, Ali Jamil mengatakan sesuai instruksi Menteri Pertanian, pihaknya akan memberikan pelayanan cepat terhadap proses holtikultura Indonesia.

Jaminan kesehatan dan kemanan produk pertanian berupa, Surat Kesehatan baik bagi tumbuhan dan hewan pun menjadi perhatian Barantan.

"Rangkaian tindakan pemeriksaan karantina dilakukan langsung di gudang pemilik. Jadi saat tiba di bandara atau pelabuhan laut, komoditas yang diekspor dapat langsung diberangkatkan," jelas Ali kantor Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (4/10/2019).

Lulus SD Dinikahi Pria 27 Tahun, Rasminah Hidup Terlunta-lunta & Kerap Menangis karena Ini

Di tempat yang sama, Kepala BBKP Bandara Soekarno-Hatta Imam Djajadi mengatakan sejak Januari sampai 2019 tercatat ada 31 kali ekspor jamur susu harimau.

Dalam total berat keseluruhan 34,5 ton yang diekspor ke Hongkong, Vietnam, Malaysia dan Cina.

Total nilai ekspor dari jamur susu harimau itu meraup keuntungan hingga Rp 2,4 miliar.

"Pada 2018, komoditas ini diekspor dengan volume 5,502 ton atau setara dengan Rp 385,1 juta. Dikirim menuju empat negara yang sama. Jumlah ekspor tercatat mengalami peningkatan lebih dari lima kali," ungkap Djajadi.

Reza selaku satu diantara beberapa pelaku ekspor jamur susu harimau dari PT Bumi Indo Nusantara Abadi pun mengatakan kalau banten punya keunggulan produk bahan baku obat-obatan.

"Jamur susu harimau digunakan sebagai bahan dasar obat seperti obat batuk, asma, keracunan tinggi, tukak lambung hingga kanker hati. Ini kelebihan dari banten," terang Reza.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved