Jembatan Kereta Era Belanda di Pademangan: Dulu Dilintasi Buat Angkut Kayu Kini Dilalui Pejalan Kaki

Tak hanya sekadar pantauan dari lokasi, jembatan yang dulunya digunakan sebagai jalur kereta api itu turut ditegaskan oleh kesaksian warga sekitar.

Jembatan Kereta Era Belanda di Pademangan: Dulu Dilintasi Buat Angkut Kayu Kini Dilalui Pejalan Kaki
TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Suasana jembatan rel kereta zaman Belanda yang kini sudah menjadi jembatan bagi pejalan kaki, penghubung Kelurahan Ancol dan Kelurahan Pinangsia pada Jumat (4/10/2019). 

Seiring berjalannya waktu, jembatan rel itu berubah fungsi menjadi jembatan bagi warga sekitar.

Kini, jembatan itu hanya diperbolehkan oleh para pejalan kaki.

Juminah rutin mengawasi di sekitar jembatan agar tak dilalui oleh pengendara motor.

"Saya masih sering keluar dekat jembatan. Saya suka menegur pesepeda motor yang mau melintas di atas jembatan," tandasnya.

Di atas jembatan itu pun terpasang kayu melintang agar pengendara motor tak bisa melintasi jalur itu.

Jalur Kereta Jurusan Batavia-Buitenzorg

Jembatan kereta yang melintas di anak kali Ciliwung dulu menjadi bagian jalur kereta jurusan Batavia-Buitenzorg.

Menurut buku karya Olivier Johannes Raap berjudul Sepoer Oeap di Djawa Tempo Doeloe, jalur ini merupakan proyek kedua jalur kereta di Jawa.

Sebelumnya, jalur pertama yaitu lintas Semarang - Yogyakarta/Ambarawa yaitu jalur Semarang-Tanggung dibuka pada tahun 1987.

Jalur itu menjadi titik awal dimulainya perkeretaapian di Indonesia, yang dulu disebut Hindia Belanda.

Takut Keluarganya Disantet, Gadis SMA ini Terpaksa Layani Nafsu Bejat Dukun Cabul Hingga 15 Kali

5 Gaya Keseharian Jialyka Maharani Ayu, Anggota DPD RI yang Berusia 22 Tahun & Punya Harta Rp73 Juta

Bunga Bangkai Tumbuh di Halaman Sekolah Bekasi, Guru Manfaatkan Jadi Sarana Edukasi

Perusahaan swasta bernama Nederlandsch-Indische Spoorwegmaatschappij (NIS) menjadi perintis dibukanya kedua proyek jalur itu.

Halaman
1234
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved