Komite Pemilihan Tak Permasalahkan Ketum PSSI Baru Rangkap Jabatan

Ketua Komite Pemilihan (KP), Syarif Bastaman mengatakan tidak ada dalam statuta PSSI larangan rangkap jabatan.

Komite Pemilihan Tak Permasalahkan Ketum PSSI Baru Rangkap Jabatan
TribunJakarta/Wahyu Septiana
Ketua Komite Pemilihan, Syarif Bastaman bersama anggotanya mengumumkan nama-nama pendaftar bakal calon Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, dan Anggota Komite Eksekutif PSSI, Jumat (4/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Komite Pemilihan PSSI memastikan tidak akan memberikan larangan kepada siapa pun yang memiliki jabatan di institusi lain mendaftar jadi bakal calon Ketua Umum PSSI.

Saat ini, terdapat beberapa bakal calon Ketum PSSI yang memiliki jabatan di institusi lain yakni La Nyala Matalitti (Ketua DPD RI 2019-2024) dan Mochamad Iriawan di Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas).

Ketua Komite Pemilihan (KP), Syarif Bastaman mengatakan tidak ada dalam statuta PSSI larangan rangkap jabatan.

Siapa pun berhak mencalonkan diri menajdi Ketum PSSI, asalkan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

"Soal rangkap jabatan itu, PSSI tidak melarang, tapi saya rasa ada beberapa jabatan publik yang melarang rangkap jabatan," ujar Syarif di Kantor PSSI, Jakarta Pusat, Jumat (4/10/2019).

Syarif menuturkan, seluruh bakal calon Ketua Umum PSSI harus sudah memenuhi persyaratan utama minimal lima tahun aktif di ruang lingkup PSSI tidak berturut-turut.

“Pernah ada aktif mengurus klub bola maka itu termasuk atau di Asprov,” paparnya.

Lebih lanjut, Syarif menerangkan bakal calon pendaftar diperbolehkan terlibat dalam hal apapun di lingkungan PSSI.

“Ada 966 anggota. Yang penting aktif mengurus anggota PSSI. Termasuk soal pembina atau penasehat,” pungkas dia.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved