Pembangunan Taman dan Trotoar di Jalan Kalimalang Jakarta Timur Masih Tahap Koordinasi

Pembangunan taman di lajur kiri belakang trotoar Jalan Kalimalang, Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur dalam tahap pembahasan Pemprov DKI Jakarta.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Trotoar di Jalan Kalimalang yang mulai dibongkar, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (3/10/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Pembangunan taman di lajur kiri belakang trotoar Jalan Kalimalang, Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur dalam tahap pembahasan antara pengelola Tol Becakayu dengan Pemprov DKI Jakarta.

Direktur Teknis dan Operasional PT KKDM Ayuda Prihantoro mengatakan pihaknya menunggu bagaimana konsep pembangunan taman dan trotoar dari Dinas Bina Marga Pemprov DKI.

Hal ini sebagai tindak lanjut pembongkaran trotoar di Jalan Kalimalang yang dilakukan PT KKDM selaku pengelola Tol Becakayu sejak beberapa hari lalu.

"Kami belum dapat kabar dari DKI. Masih menunggu konsepnya seperti apa nantinya," kata Ayuda di Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (3/10/2019).

Sepeninggal Juru Parkir Pasar Tanah Abang yang Tewas saat Demo di DPR, Sang Ibu Jadi Tulang Punggung

Kasie Lalu Lintas Sudinhub Jakarta Timur Andreas Eman membenarkan pernyataan Ayuda terkait pembangunan taman dan trotoar di Jalan Kalimalang.

Menurutnya kedua pihak menginginkan kesepakatan agar pembangunan tak menimbulkan polemik sebagaimana trotoar yang dikira separator.

"Agar mendapat kesepakatan bersama ada pembahasan antara pihak tol dan Dinas Bina Marga. Selanjutnya menunggu hasil koordinasi antara pihak Tol Becakayu dengan Dinas Bina Marga," ujarnya.

Tergoda Molek Tubuh Adik Ipar Berpakaian Tipis, IM Ketagihan Masuk Kamarnya Sambil Bayar

Pasalnya pembangunan trotoar Jalan Kalimalang sebelumnya karena Dinas Bina Marga tak kunjung merespon konsep yang diajukan PT KKDM.

Ketiadaan respon membuat PT KKDM mengembalikan trotoar ke posisi semula sebelum Tol Becakayu dibangun sehingga letaknya tampak di tengah jalan.

"Memang di belakang trotoar bukan untuk jalan atau tempat parkir, makanya dibangun taman. Tapi taman enggak akan menggangu akses keluar atau masuk kendaraan menuju tempat-tempat usaha," tuturnya. (*)

Penulis: Bima Putra
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved