Puluhan Eks Pekerja Pabrik Arang di Cilincing Masih Belum Setuju Sejumlah Solusi dari Pemerintah

Solusi terkait puluhan pekerja pabrik arang yang diberhentikan seiring penutupan pabrik masih belum menemui titik temu.

Puluhan Eks Pekerja Pabrik Arang di Cilincing Masih Belum Setuju Sejumlah Solusi dari Pemerintah
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Lapak pembakaran arang di Jalan Cakung Drain, RW 09 Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, mulai ditertibkan, Kamis (19/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Solusi terkait puluhan pekerja pabrik arang yang diberhentikan seiring penutupan pabrik masih belum menemui titik temu.

Camat Cilincing, Muhammad Alwi mengatakan, sejumlah solusi yang ditawarkan pemerintah masih ditolak oleh puluhan mantan pekerja pabrik arang itu.

Alwi menuturkan, opsi terakhir yang sempat ditawarkan kepada puluhan orang itu adalah pelatihan keterampilan.

Mereka ditawarkan untuk ikut pelatihan servis AC, dengan harapan apabila sudah mahir bisa membuka usaha sendiri.

"Kalo mau, yang muda-muda ikut pelatihan perbaikan AC, kalo sudah mahir kan bisa buka usaha AC. Sampai sekarang masih pada nggak mau. Yaudah lah, kan serba salah juga kita ini," kata Alwi kepada wartawan, Jumat (4/10/2019).

Alwi menuturkan, pemerintah juga menyiapkan solusi agar para mantan pekerja pabrik arang ini bisa diarahkan untuk membuka usaha baru.

Usaha itu masih terkait arang, namun mereka diarahkan untuk menjadi penjual saja, bukan produsen.

Namun, kata Alwi, para mantan pekerja pabrik arang ini juga tetap tidak mau.

Sementara itu, solusi soal penyediaan alat yang bisa mereduksi pengeluaran asap dalam pembakaran arang juga belum bisa direalisasikan.

Halaman
1234
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved