Sejumlah Mahasiswa dan Pelajar Mengecat Tembok di Sekitaran Gelora Bung Karno

Massa mahasiswa dan pelajar akan melakukan aksi cat tembok di sekitaran pintu 11 gelora bung karno (GBK), Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat.

Sejumlah Mahasiswa dan Pelajar Mengecat Tembok di Sekitaran Gelora Bung Karno
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Satu di antara peserta aksi cat tembok sedang mempersiapkan peralatan cat, di sekitaran pintu 11 gelora bung karno (GBK), Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat, pada pukul 09.00 WIB, Jumat (4/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Massa mahasiswa dan pelajar akan melakukan aksi cat tembok di sekitaran pintu 11 gelora bung karno (GBK), Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat, pada pukul 09.00 WIB, Jumat (4/10/2019).

Inisiator kegiatan aksi cat tembok, Arief Rosyid, menyebut hal ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas antara mahasiswa dan pelajar untuk merapikan fasilitas publik pascademo 24-30 September 2019.

Arief, sapannya, mengatakan aksi ini juga dilakukan berawal dari keresahan melihat coret-coretan yang menghilangkan nilai
estetika ibu kota Jakarta.

"Setelah aksi demo kemarin, kami melihat banyak coret-coretan dinding. Maka dari itu kami dari aktivis milenial dan Aktivi(Z) bergotong royong untuk membuat kegiatan mengecat bersama pascademo, agar terlihat lebih rapih," kata Arief, sebelum memulai aksi cat tembok, di lokasi.

Juru Parkir Pasar Tanah Abang Tewas saat Demo Ricuh di DPR, Sang Ibu Ungkap Awal Kejadian

Dengan adanya kegiatan ini, lanjutnya, dapat mengapresiasi budaya demokrasi pelajar.

"Kami dari aktivis milenial dan kawan-kawan pelajar SMA dan SMK sederajat tergabung dalam Aktivi(Z), pertama-tama mengapresiasi budaya demokrasi anak-anak muda tetap subur dan berkembang, baik aktivis yang turun kejalan maupun yang meramaikan dunia maya," ucapnya.

Dia melanjutkan, kegiatan bertema #PelajarBergerak sudah dimulai sejak 30 September 2019.

Kata dia, kegiatan ini diselenggarakan oleh beberapa komunitas dan organisasi, yakni Aktivis Milenial, Forum OSIS Nusantara, Forum OSIS DKI Jakarta, SouthJKTStudent, dan Pesta Pilih Jurusan (PPJ) Jakarta.

Seorang mahasiswa sekaligus President of SouthJKTStudent, Khofifah Aqsha, menyatakan mahasiswa dan pelajar memiliki hak bersuara.

"Karena sejatinya pelajar memiliki hak untuk terus bersuara, suara kami juga suara demokrasi," ucap Caca, sapaannya.

Diajak Kumpul Temannya, Siswi SMP di Garut Malah Diperkosa 4 Pria: Dicekoki Miras Biar Tak Melawan

Pelajar kelas tiga SMA sekaligus President of FOSDKI, Alvinaldy Fitrah, menyatakan banyak pelajar yang peduli terhadap politik.

"Pelajar tidak dapat disalahkan, yang perlu dilakukan adalah bersama menyiapkan wadah untuk menyampaikan aspirasi-aspirasi dan keresahannya dalam melihat isu-isu politik di Indonesia, sesuai dengan ranahnya sebagai pelajar," ujarnya. (*)

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved