Breaking News:

Perangi Sampah Plastik, Consina Tak Sediakan Kantong Plastik Untuk Konsumen

Namun, penggunaan kantong ramah lingkungan menurut dia belum cukup untuk benar-benar memerangi limbah tersebut.

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Kantong yang disediakan Consina untuk konsumenya di Gerai Resmi Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Produk peralatan pendakian Consina konsen memerangi sampah plastik dengan tidak menyediakan kantong plastik untuk konsumen di seluruh toko resminya.

Hal ini disampaikan langsung Disyon Toba, selaku pemilik sekaligus pendiri Consina, Sabtu (5/10/2019).

Disyon menjelaskan, keseriusan perusahaanya dalam memerangi sampah plastik sudah dilakukan sejak 8 tahun silam. Kala itu, dia sering begaul dengan sejumlah organisasi yang bergerak dalam isu lingkungan terkait masalah plastik yang sulit terurai.

"Sejak 8 tahun lalu kita sudah pakai kantong plastik yang bisa dikatakan ramah lingkungan, kantong yang mudah terurai dalam waktu dua tahun," kata Disyon disela peresmian gerai baru Consina di Jalan Ir. H. Juanda Bekasi.

Namun, penggunaan kantong ramah lingkungan menurut dia belum cukup untuk benar-benar memerangi limbah tersebut.

Sejak beberapa bulan terakhir, perusahaanya sepakat mengurangi penggunaan kantong plastik dengan tidak menyediakan sama sekali kantong plastik di gerai resmi.

Sebagai gantinya, Consina menyediakan kantong yang mereka sebut 'shoping bag'. Kantong ini terbuat dari bahan non-plastik yang bisa digunakan berulang kali serta dapat dilipat menjadi ukuran saku.

Melalui, shoping bag, Consina ingin mengkampanyekan konsumen agar, terbiasa menyiapkan kantong kemanapun mereka pergi.

"Shoping bag ini kita jual seharga Rp 35 ribu, jika tidak ingin membeli barangnya bisa ditenteng saja yang jelas, Consina sudah tidak sediakan plastik," jelas dia.

Hal ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah. Dimana, setiap perusahaan dagang dihimbau untuk sama-sama mulai mengurangi penggunaan kantong plastik dalam kegiatan usaha.

"Kita sangat dukung pemerintah kampanye no plastic, kita lebih seneng lagi artinya, masyarakat tahu, jadi kita siapkan shoping bag, bisa dilipat dan dimasukkan ke saku seperti dompet orang selalu bawa," ujarnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved