Polda Metro Jaya: Terobos Jalur Sepeda Diancam Denda Rp 500 Ribu hingga Kurungan 2 Bulan

Seringkali para pengendara, khususnya sepeda motor menyerobot jalur sepeda yang telah disiapkan itu.

Polda Metro Jaya: Terobos Jalur Sepeda Diancam Denda Rp 500 Ribu hingga Kurungan 2 Bulan
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
saat ditemui di kawasan Gedung DPR RI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (5/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan uji coba jalur sepeda di sejumlah ruas jalan ibu kota sejak 20 September hingga 19 November mendatang.

Meski telah dua minggu diuji coba, namun sampai saat ini ruas jalur sepeda masih belum steril.

Traffic Cone Sudah Dipasang, Jalur Sepeda di Melawai Belum Steril dari Pemotor dan Bajaj

Seringkali para pengendara, khususnya sepeda motor menyerobot jalur sepeda yang telah disiapkan itu.

Menanggapi hal tersebut, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Nasir pun mengakui, masih banyak pengendara yang nekat menerobos jalur sepeda.

Terlebih, sampai saat ini masih ada beberapa jalur sepeda yang belum dibuat permanen.

"Pelanggaran masih ada. Namanya pelanggar itu kan mencari celah, tapi kan walaupun melanggar ada sanksi," ucapnya, Sabtu (5/10/2019).

"Ketika sanksi sudah diberikanan, proses hukumnya ada" tambahnya menjelaskan.

Ia menjelaskan, pihaknya sampai saat ini belum bisa mensterilkan jalur sepeda lantaran belum adanya rambu dan marka yang bersifat permanen.

"Kalau sudah permanen, nanti kan dilengkapi rambu dan marka. Sepanjang rambu dan marka itu mempunyai kekuatan hukum tetap, polisi bisa melakukan tindakan ke pelanggaran yang tidak sesuai dengan rambu tersebut," ujarnya di kawasan Gedung DPR RI, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Halaman
123
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved