Begal di Bekasi Nyaris Dibakar Warga Usai Gagal Melancarkan Aksinya

Pelaku gagal beraksi setelah seorang korban melawan hingga terjatuh saat hendak kabur.

Begal di Bekasi Nyaris Dibakar Warga Usai Gagal Melancarkan Aksinya
Istimewa via Tribun Medan
Ilustrasi begal 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Seorang begal bernama Handika Nur Rosid (21) nyaris dibakar massa setelah gagal melancarkan aksinya di Kampung Jagawana RT 004/002, Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi.

Pelaku gagal beraksi setelah seorang korban melawan hingga terjatuh saat hendak kabur.

Beruntung pelaku berhasil diamankan aparat kepolisian, akan tetapi sepeda motor pelaku hangus dibakar warga tersisa hanya kerangkanya saja.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Sukatani, Ipda Kukuh Setio mengatakam kejadian berawal ketika pelaku hendak merampas telepon genggam jenis Oppo A1K milik Dian (19) di lokasi kejadian itu, pada Sabtu (5/10/2019) malam.

Korban yang dibonceng temanya itu sedang bermain ponsel tiba-tiba ditarik pelaku. Akan tetapi korban berusaha mempertahankannya.

"Jadi korban dan pelaku saling tarik menarik hingga akhirnya pelaku kabur tapi terjatuh menyenggol kendaraan di depannya," ujar Kukuh saat dikonfirmasi, Senin (7/10/2019).

Tersangka yang merupakan warga Perum Sukaraya, Desa Sukaraya, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi ini nyaris dibakar setelah emosi menyulut atas perbuatanya pelaku.

"Tersangka nyaris jadi diamuk masa, tapi ditenangkan warga lain dan aparat kami datang ke lokasi langsung bawa ke polsek," jelas dia.

DPRD Kota Bekasi Bakal Buat Aturan Ruko yang Dijadikan Hotel Agar Berkontribusi Terhadap PAD

Taman PPSU di Kalisari Jadi Lokasi Baru Swafoto Emak-emak Hingga Anak-anak

Saat beraksi pelaku bersama temannya berinisial SID. Handika berperan sebagai eksekutor dan juga joki.

Berdasarkan keterangan pelaku kepada penyidik, aksi kejahatan ini sudah dilakukan sebanyak tiga kali.

Perdana, pelaku beraksi pada tahun 2017 di daerah Pasimal Cikarang Baru, kedua pada tahun 2018 di Taman Aster Cibitung dan terakhir di Kampung Jagawana, Sukatani.

"Tersangka ini berperan sebagai eksekutor sekaligus joki motor. Sementara SID mengaku bahwa baru kali ini diajak oleh tersangka HNR. SID masih sebagai saksi saja, karena tidak ada perannya dalam aksi itu," tandasnya.

Adapun barang bukti yang diamankan petugas berupa satu unit handphone milik korban dan satu unit sepeda motor matic milik pelaku dalam keadaan hangus tinggal kerangka.

Pelaku HNR disangkakan Pasal 365 juncto Pasal 53 KUHP dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Gagal Beraksi, Begal di Bekasi Nyaris Dibakar Massa

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved