Dapat Penghargaan Pelayanan Publik Tapi Keadaan Justru Sebaliknya, Pemkot Tangsel Dikritik

Kritikan datang dari Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH). TRUTH menyoroti pelayanan di bidang pendidikan.

Dapat Penghargaan Pelayanan Publik Tapi Keadaan Justru Sebaliknya, Pemkot Tangsel Dikritik
TribunJakarta/Ega Alfreda
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany saat ditemui di Rumah Sakit Omni Alam Sutera, Tangerang Selatan, Selasa (24/4/2018). 

 Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat penghargaan pada ajang "Indonesia Award 2019" untuk kategori "Pemerintah yang Konsisten dalam Pelayanan Publik" beberapa waktu lalu.

Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany menerima langsung penghargaan itu dan disiarkan di sebuah stasiun televisi swasta.

Namun sejumlah warga Tangsel mempertanyakan penggargaan itu.

Pasalnya pelayanan di kota hasil pemekaran Kabupaten Tangerang itu belum bisa dinilai baik.

Kritikan datang dari Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH). TRUTH menyoroti pelayanan di bidang pendidikan.

"Kami sebagai masyarakat mempertanyakan pelayanan publik mana yang menjadi acuan. Justru persoalan pungli sektor pendidikan tidak dapat diselesaikan ditambah tidak adanya kepastian waktu penyelesaian layanan administrasi kependudukan yang diklaim sudah baik namun masyarakat banyak yang sulit akses layanan tersebut," ujar Jupri Nugroho dari TRUTH saat dihubungi, Senin (7/10/2019).

Bahkan, di saat bersamaan penghargaan itu diberikan, di SMPN 4 Tangsel, sejumlah wali murid kesal lantaran diharuskan membayar uang kesejahteraan terlebih dahulu ke pihak sekolah untuk bisa mengambil ijazah.

"Dugaan adanya ijazah yang di tahah karena belum membayar iuran sukarela tentu sangat kontradiktif dengan diraihnya penghargaan terkait konsistensi memberikan pelayanan publik yang baik," ujarnya.

"Jadi seribu penghargaan dan seribu serifikat akan menjadi hiasan etalase jika pada faktanya pelayanan masih amat sangat buruk," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved