Tips Aman Belanja Online dari Polisi

Warga juga diimbau teliti memilih penjual, khususnya saat berbelanja lewat Facebook, Instagram yang tak difasilitasi pihak ketiga.

Tips Aman Belanja Online dari Polisi
lifestyle.kompas.com
Pria belanja online (Zinkevych) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengimbau warga lebih berhati-hati dalam memilih penjual sebelum melakukan transaksi belanja online.

Pasalnya 30 persen dari keseluruhan laporan ke Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur merupakan pengaduan warga yang tertipu saat belanja lewat online.

"Kalau harga lebih murah jangan langsung dipercaya, apalagi selisih harga lebih dari setengah harga normal. Padahal itu modus yang banyak digunakan," kata Hery di Mapolrestro Jakarta Timur, Senin (7/10/2019).

Warga juga diimbau teliti memilih penjual, khususnya saat berbelanja lewat Facebook, Instagram yang tak difasilitasi pihak ketiga.

Beda dengan penjual yang difasilitasi pihak ketiga dari situs jual beli online, membeli barang lewat penjual di Facebook dan Instagram cenderung rawan.

"Karena pembeli langsung transfer duit ke orangnya. Beda kalau yang belanja lewat situs jual beli, duitnya diterima pihak ketiga baru ke penjual. Cenderung lebih aman dan terpercaya," ujarnya.

Diakui Hery, budaya belanja online memang lebih praktis sehingga marak dipilih masyarakat perkotaan yang memiliki kesibukan tinggi.

Namun bila gegabah, masyarakat rentan jadi korban penipuan oknum penjual karena barang yang dipesan tak kunjung tiba meski sudah membayar.

"Kalau teliti memilih penjual pasti aman, enggak tertipu. Kalau belanja online dilihat dulu kredibel atau tidaknya. Biasanya kan ada testimoni dari pembeli sebelumnya, bisa jadi acuan," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved