Dakwaan Desrizal Chaniago: Ini Kronologis Hingga Sabet Hakim Menggunakan Ikat Pinggang

Ketika mendengar pertimbangan putusan perkara perdata yang dibacakan Sunarso dan Duta Baskara, lanjutnya, Desrizal merasa kecewa.

Dakwaan Desrizal Chaniago: Ini Kronologis Hingga Sabet Hakim Menggunakan Ikat Pinggang
TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat
Suasana persidangan sidang dakwaan Desrizal Chaniago, di ruang Kusuma Admadja, PN Jakarta Pusat, Selasa (8/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Sidang dakwaan terdakwa penyerangan hakim, Desrizal Chaniago, telah dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pukul 10.00 WIB, Selasa (8/10/2019).

Jaksa Penuntut Umum, P Permana, menyatakan Desrizal Chaniago sengaja telah menyebabkan perasaan tidak enak, penderitaan atau rasa sakit, atau menyebabkan luka pada saksi korban, Sunarso dan Duta Baskara.

"Terdakwa duduk di kursi bersama dengan saksi Budi Rahmat Iskandar dan Eki Rizki di meja penggugat dalam ruang sidang, dalam rangka menghadiri ruang sidang dengan agenda pembacaan putusan perkara perdata nomor 223/pdt/g/2018/PN Jakpus," kata Jaksa P Permana, di ruang sidang PN Jakarta Pusat.

Saat itu, lanjutnya, Sunarso sedang bertindak sebagai Hakim Ketua Majelis. Sementara Duta Baskara sebagai Hakim Anggota Majelis.

Ketika mendengar pertimbangan putusan perkara perdata yang dibacakan Sunarso dan Duta Baskara, lanjutnya, Desrizal merasa kecewa.

Menantu Penyayang Mertua Ini Ingin Bawa Suwoto Berobat Tapi Tewas Kena Sabetan Senjata Tajam

Sebab, kata P Permana, putusan perkara perdata tersebut tak sesuai harapannya.

"Kemudian terdakwa (Desrizal) melepaskan ikat pinggang yang dikenakannya, melalui ikat pinggang tersebut, dilipat dan dipegang oleh terdakwa, lalu terdakwa berjalan cepat mendekati meja majelis hakim serta mendekati posisi arah duduknya saksi Sunarso," ujar P Permana.

Lalu, sambungnya, Desrizal segera mengayunkan tangan kanannya yang menggenggam ikat pinggang ke arah Sunarso.

"Terdakwa itu langsung mengayunkan tangannya sebanyak satu kali yang diarahkan ke bagian kepala, serta mengenai dahi kiri Sunarso," ucap P Permana.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved