Kerap Berpindah Tempat, Polisi Kewalahan Kejar Otak Industri Rumahan Handphone Rekondisi

Petugas kepolisian pun sudah melakukan tindakan preventif agar para pelaku yang berjumlah tiga orang itu tidak melarikan diri lebih jauh.

Kerap Berpindah Tempat, Polisi Kewalahan Kejar Otak Industri Rumahan Handphone Rekondisi
TribunJakarta/Ega Alfreda
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Dicky Ario Yustianto saat ditemui di Polres Metro Tangerang Kota, Selasa (11/6/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Jajaran Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota belum berhasil menangkap otak alias pemilik industri rumahan handphone rekondisi di Tangerang.

Petugas kepolisian pun sudah melakukan tindakan preventif agar para pelaku yang berjumlah tiga orang itu tidak melarikan diri lebih jauh.

Lantaran, ketiganya berpindah-pindah tempat setelah pihak Polres melakukan pembokaran industri rumahan handphone rekondisi di Ruko De Mansion Alam Sutra beberapa waktu lalu.

Menantu Penyayang Mertua Ini Ingin Bawa Suwoto Berobat Tapi Tewas Kena Sabetan Senjata Tajam

Selain itu dengan pencekalan terhadap pelaku, ketiganya tidak akan bisa keluar negeri untuk melarikan diri.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Diky Ario mengatakan, jajarannya sudah menggandeng pihak Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta.

"Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi Bandara Soetta untuk dilakukan pencekalan jika pelaku ingin pergi keluar negeri. Jadi mereka tidak akan bisa lagi untuk keluar negeri," ungkap Dicky saat dikonfirmasi, Selasa (8/10/2019).

Menurutnya, identitas dari ketiga pelaku sudah dikantongi dan terus dilakukan pengejaran.

"Kami terus melakukan pengejaran, tetapi memang pelaku ini sering berpindah-pindah makanya kami cekal terlebih dahulu sebelum mereka melarikan diri ke luar negeri," sambung Dicky.

Dari pengakuan pekerja yang sudah dianankan sebelumnya, pelaku hanya mengontrak di ruko kawasan Alam Sutera tersebut.

Bahkan, para pekerja mengatakan bahwa ketiga pelaku yang masih buron itu setiap pagi datang ke ruko untuk melakukan pemeriksaan.

"Kami sudah melakukan pemeriksaan kepada 14 pekerja yang kita amankan, ketiga pelaku ini tidak mempunyai tempat lain. Bahkan pengakuan pekerja kepada penyidik ketiganya sering datang pagi hari untuk melakukan kontrol terhadap para pekerja," beber Dicky.

Polsek Senen Amankan 2 Penjambret

Komplotan Maling di Cikarang Nekat Bobol Dinding Pabrik Mencuri Mesin Seharga Rp 35 Juta

Absen Berlaga di Liga 1 Selama 19 Hari, Persija Jakarta Agendakan Pertandingan Uji Coba

Sebelumnya, pada Jumat (6/9/2019) Polres Metro Tangerang Kota berhasil membongkar industri rumahan handphone rekondisi di bilangan Alam Sutera, Kota Tangerang.

Dari hasil penggeledahan didapatkan puluhan ribu handphone rekondisi dari berbagai merek seperti Samsung, Apple, Oppo, Xiaomi dan lainnya.

Bahkan, selama empat tahun beroperasi, industri rumahan tersebut sudah memiliki omzet hingga Rp 1,2 triliun.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved