Pemerintah Tengah Godok Soal Regulasi Pemblokiran IMEI Handphone di Indonesia

Pemerintah menggodok peraturan soal pemblokiran IMEI (International Mobile Equipment Identity) atau nomor identitas khusus handphone di Indonesia

Pemerintah Tengah Godok Soal Regulasi Pemblokiran IMEI Handphone di Indonesia
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Beberapa ponsel sitaan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta yang dihancurkan karena masuk ke Indonesia tanpa membayar pajak negara, Selasa (8/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah tengah menggodok peraturan soal pemblokiran IMEI (International Mobile Equipment Identity) atau nomor identitas khusus handphone di Indonesia.

Penggodokan tersebut berlandaskan 10 rekomendasi yang diajukan Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) perihal regulasi pemblokiran IMEI.

Kepala Sub Direktorat Kualitas Layanan dan Harmonisasi Standar Perangkat Kementerian Komunikasi dan Informatika, Nur Akbar Said mengatakan, ada tiga poin pada rekomendasi itu yang perlu dibahas mendalam.

"Ada poin yang kami bahas ini cukup krusial namun, mudah-mudahan kita akan usahakan agar seluruh rekomendasi bisa dipenuhi dan bisa melakukan harmonisasi serta, koordinasi dengan seluruh stakeholder," ujar Akbar di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (8/10/2019).

"Karena soal aturan ini, bukan hanya dari Kemenkominfo saja, tapi dari Kemenkumham, Kemendag dan Kemenperin," sambungnya.

Digusur di Era Ahok, Kampung Akuarium Penjaringan Bakal Kembali Dibangun di Era Anies Baswedan

Poin pertama yang dibahas adalah pengadaan investasi sistem EIR yang menurut Akbar harganya cukup tinggi agar tidak dibebankan kepada operator seluler.

Kemudian, mengusulkan agar pemerintah menunjuk Kementerian tertentu untuk menyediakan layanan konsumen yang melayani pendaftaran IMEI.

"Supaya pendaftaran IMEI itu tidak dibebankan ke operator seluler," sambung Akbar.

Timnas U23 Bawa 26 Pemain ke CFA China, Tanpa Rivaldo Ferre, Persija Jakarta Sumbang 1 Pemain

Poin terakhir yakni usulan ATSI soal penjagaan data operator seluler supaya data yang bersifat rahasia dan sensitif tidak bocor ke publik.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved