Sebulan Perluasan Ganjil Genap, Pemprov DKI Jakarta Klaim Kepadatan Lalu Lintas di Jakarta Berkurang

Sebulan pascapenerapan perluasan ganjil genap, Pemprov DKI Jakarta mengklaim kebijakan tersebut berhasil mengurangi kepadatan lalu lintas di jalanan.

Sebulan Perluasan Ganjil Genap, Pemprov DKI Jakarta Klaim Kepadatan Lalu Lintas di Jakarta Berkurang
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Penindakan ganjil-genap di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (10/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sebulan pascapenerapan perluasan ganjil genap, Pemprov DKI Jakarta mengklaim kebijakan tersebut berhasil mengurangi kepadatan lalu lintas di jalanan ibu kota.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, volume lalu lintas mengalami penurunan mencapai hampir 30 persen dibandingkan sebelum perluasan ganji genap diterapkan.

"Volume lalu lintas ada penurunan 29,58 persen, hampir 30 persen dibanding sebelum (perluasan ganjil genap) diterapkan," ucapnya, Selasa (8/10/2019).

Tak hanya itu, Syafrin pun menyebut, kecepatan rata-rata kendaraan juga meningkat menjadi 28,5 km/jam.

Berharap Ibu Sembuh Jika Dirawat Malah Disuruh Petugas Medis Balik ke Rumah, Sabtu Dini Hari Wafat

"Kecepatan kendaraan bertambah dari rata-rata 25 km/jam menjadi 28,5 km/jam," ujarnya saat dikonfirmasi.

"Untuk ukuran jumlah traffic, itu ini luar biasa ya," tambahnya menjelaskan.

Dishub DKI juga mengklaim terjadi perbaikan kualitas udara di Jakarta setelah perluasan ganjil genap resmi diterapkan pada 9 September 2019 lalu.

Hal ini dapat dilihat dari penurunan konsentrasi partikulat molekular berukuran 2,5 mikrometer (PM 2,5) di sejumlah lokasi di Jakarta.

"Untuk PM 2,5 terjadi penurunan yang signifikan. Contohnya di Kalapa Gading rata-rata 22 persen," kata Syafrin.

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved