Fasilitasi Pejalan Kaki hingga Kurangi Hambatan Lalulintas Alasan JPO Depan Pemkot Bekasi Dibangun

Fasilitas untuk pejalan kaki ini akan menjadi akses utama setiap orang yang hendak beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.

Fasilitasi Pejalan Kaki hingga Kurangi Hambatan Lalulintas Alasan JPO Depan Pemkot Bekasi Dibangun
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Proses pembangunan JPO depan Kantor Pemkot Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi, Arief Maulana, mengatakan, pembangunan jembatan penyebrangan orang (JPO) di Jalan Jenderal Ahmad Yani diperintukkan agar menunjang aktivitas perkantoran di Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Dia menjelaskan, pembangunan JPO ini berada di titik antara Kantor Pemkot Bekasi dan Kawasan GOR Stadion Patriot.

Fasilitas untuk pejalan kaki ini akan menjadi akses utama setiap orang yang hendak beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.

JPO Baru di Bekasi Usung Desain Ikonik, Tapi Terdapat Reklame Iklan Besar

"Jadi JPO baru itu itu dibangun karena untuk menunjang kepentingan pelayanan dari pemerintah, karena yang pertamakan parkir kendaraan diarahkan di stadion, nah untuk mengurangi terkait masalah hambatan lalulintas yang terganggu oleh pejalan kaki yang menyebrang badan jalan," kata Arief saat dikonfimasi, Rabu (9/10/2019).

Selama diberlakukan aturan, warga atau pengunjung kantor Pemkot Bekasi parkir di kawasan GOR Stadion Patriot, sering terjadi hambatan lalulintas dan dikhawatirkan rawan kecelakaan.

JPO di Jalan Jenderal Ahmad Yani sejatinya sudah ada, tapi titiknya paling dekat dengan kantor Pemkot Bekasi berada di depan Kantor BCA Cabang Kota Bekasi.

Jika harus menggunakan JPO yang sudah ada, masyakarat masih lebih sering memilih menyebrang ke badan jalan sehingga kerap menimbulkan gangguan lalulintas.

"Itu JPO dibutuhkan untuk mengurangi hambatan, kendaraan yang melintas di sekitar itu yang diakibaykan karena penyebrang jalan ya," terangya.

Adapun JPO baru ini dibangun dengan mengusung konsep ikonik, berbeda dengan jembatan yang ada sebelumnya di Kota Bekasi. Bahkan digadang, desain jembatan tersebut terinspirasi dari JPO GBK Jakarta.

"Sebetulnya salah satu inspirasi kita itu (JPO GBK di Jalan Sudirman Jakarta), kita pengen menata agar wajah kota kita ada yang berbeda, ada yang ikonik," kata Widayat Subroto, Kepala Bidang Bina Marga.

Hanya saja kata dia, pada JPO di Jalan Jenderal Ahmad Yani Bekasi ini belum mengusung desain tertutup seperti yang di JPO GBK Jakarta. Ditambah, fasilitas inklusi yang diusung pada JPO di DKI belum diterapkan di Bekasi.

"Kelihatannya di sini akan terbuka, enggak akan tertutup, hanya pakai atap dan ornamen kelilingnnya itu. Tapi kalau saat perjalanan ada yang diubah enggak apa-apa, tetap rencana awalnya seperti itu," paparnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved