Liga 1 2019

Supardi Nasir Jadi Pemain Paling Tak Tergantikan di Persib Bandung, 4 Pemain Pinjaman Segera Kembali

Kapten Persib, Supardi Nasir, menjadi yang teratas sebagai punggawa yang paling banyak diberi kesempatan bermain.

Penulis: Erik Sinaga 2 | Editor: Erik Sinaga
Tribun Jabar/Deni Denaswara
Duel pemain Persib Bandung vs Persipura Jayapura, Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (18/5/2019) 

TRIBUNJAKARTA.COM, BANDUNG- Persib Bandung merilis pemain yang paling banyak turun bermain untuk tim hingga pekan ke-22 Liga 1 2019.

Persib Bandung merupakan salah satu tim besar yang ada di dunia sepak bola Indonesia.

Deretan pemain bintang sudah pasti ada di dalam skuad Persib.

Dari jajaran pemain berkualitas tinggi tersebut, Persib baru saja merilis dua pemain yang paling banyak bermain membela tim sejauh ini.

Dari beberapa pemain yang dipublikasikan, nama kapten Persib, Supardi Nasir, menjadi yang teratas sebagai punggawa yang paling banyak diberi kesempatan bermain.

Sejauh ini, Supardi Nasir, memang tak tergantikan dalam line-up Persib racikan Robert Rene Alberts.

Supardi hingga pekan ke-22 telah mengantongi 1.878 menit bermain.

Jika disederhanakan, Supardi berarti telah tampil penuh 90 menit di 21 laga Persib Bandung.

Sangat mengejutkan mengingat usia Supardi yang sudah berusia 36 tahun.

Supardi Nasir tepatnya lahir 9 April 1983 di Bangka.

Dia sudah memperkuat Persib Bandung sejak 2012 atau sudah tujuh tahun.

Sempat semusim membela Sriwijaya FC, yakni musim 2016-2017, Supardi Nasir awet di Persib Bandung hingga kini.

Pemain Persib Bandung, Ardi Idrus, berebut bola dengan winger Persela Lamongan, Sugeng Efendi, dalam pertandingan pekan ke-13 Liga 1 2019.
SUGIHARTO/SURYA.COM
Pemain Persib Bandung, Ardi Idrus, berebut bola dengan winger Persela Lamongan, Sugeng Efendi, dalam pertandingan pekan ke-13 Liga 1 2019. SUGIHARTO/SURYA.COM ()

Tak jauh dibawahnya, ada nama Ardi Idrus yang mencatatkan 1.800 menit bermain bagi Persib.

Bek sayap asal Ternate ini, tak tergantikan perannya di mata pelatih asal Belanda tersebut.

Ardi tercatat sejauh ini selalu bermain penuh untuk tim berjulukan Maung Bandung tersebut di 20 pekan Liga 1 2019.

Selain mencatatkan waktu bermain yang cukup impresif, Ardi juga telah mampu berkontribusi membukukan satu assist untuk Persib.

Kiper Persib Bandungi, I Made Wirawan.
ALVINO HANAFI/BOLASPORT.COM
Kiper Persib Bandungi, I Made Wirawan. ALVINO HANAFI/BOLASPORT.COM ()

Jauh di urutan ketiga, nama kiper Persib I Made Wirawan muncul dengan catatan 1.543 menit bermain.

Lalu berturut-turut ada nama Achmad Jufriyanto (1.440), Esteban Vizcarra (1.255), Febri Hariyadi (1.341), Hariono (1.190), Ghozali Siregar (1.186) dan Ezechiel N’Douassel (1.481).

Dari deretan nama pemain yang cukup dipercaya sang pelatih turun membela Persib, ternyata masih ada pula pemain yang hingga kini belum mendapatkan kesempatan bermain sedetikpun.

Mereka adalah Dhika Bayangkara, Zalnando, dan M. Syafril Lestaluhu.

Rekrutan keempat Persib Bandung yang berposisi sebagai kiper, Dhika Bayangkara, diresmikan pada Selasa (27/8/2019).
MEDIA OFFICER PERSIB BANDUNG
Rekrutan keempat Persib Bandung yang berposisi sebagai kiper, Dhika Bayangkara, diresmikan pada Selasa (27/8/2019). MEDIA OFFICER PERSIB BANDUNG ()

Dhika Bayangkara sendiri adalah pemain yang baru direkrut Persib dari PSS Sleman di bursa transfer paruh musim Liga 1 2019.

Dhika masuk untuk menggantikan posisi M. Nathsir yang harus menepi hingga akhir musim akibat cedera yang ia alami.

Namun rupanya, pesona Dhika masih kalah mentereng daripada I Made Wirawan dan kiper muda Persib, Aqil Savik.

Nasib serupa juga dialaminya ketika masih berseragam PSS Sleman, ia belum pernah sekalipun dipercaya Seto Nurdiantoro untuk mengawal gawang Elang Jawa di putaran pertama Liga 1 2019.(*)

Persib gagal angkat Blitar Bandung United

Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts mulai membicarakan nasib dari pemainnya yang dipinjamkan ke tim satelit di Liga 2, Blitar Bandung United.

Seperti yang diketahui, ada empat pemain Persib Bandung yang dipinjamkan ke Blitar Bandung United.

Mereka adalah Muchlis Hadi, Puja Abdillah, Wildan Ramdani, dan Agung Ramdani.

Bergabungnya empat pemain tersebut diharapkan bisa membantu Blitar Bandung United untuk tetap bertahan di Liga 2 musim depan.

Namun nyatanya Blitar Bandung United sudah dipastikan degradasi dari Liga 2.

Dengan berhentinya Blitar Bandung United dan masa peminjaman akan berakhir, maka membuat empat pemain tersebut akan kembali ke Persib Bandung.

Meski begitu, Robert Alberts belum bisa memastikan apakah akan tetap memakai jasanya pada musim depan atau mengakhiri kontraknya.

Robert Alberts mengaku masih akan menunggu bagaimana situasi terutama masalah regulasi untuk Liga 1 2020.

"Kami masih akan melihatnya. Karena apa yang akan dilakukan itu berdasarkan peraturan kompetisi, apakah kami masih harus mendaftarkan 7 pemain U-23 lagi musim depan atau tidak. Kami harus memperhatikan itu untuk mengambil langkah yang logis," ujar Robert Alberts, Selasa (8/10/2019).

Sementara itu menanggapi perannya bersama Blitar Bandung United yang gagal mengangkat permaian tim, Robert Alberts menyinggung soal kualitas kompetisi dari Liga 2.

Jadi menurutnya, bukan hanya masalah anak asuhnya yang kurang maksimal, melainkan juga faktor lain di luar lapangan.

"Dan tidak bisa dilupakan juga soal bagaimana Liga 2 berjalan, bukan hanya kualitas dari tim-timnya tapi juga kualitas dari tim-timnya tapi juga bagaimana Liga 2 berjalan, itu yang penting untuk dilihat. Banyak pelatih yang mengeluh mengenai kualitas dari Liga 2 itu sendiri," jelasnya.

Sebelumnya, Robert Alberts juga menanggapi nasib Blitar Bandung United.

Robert Alberts mengatakan jika hal itu jelas di luar harapan.

Sebelumnya di awal musim, Robert Alberts sempat menargetkan Blitar Bandung United minimal tidak degradasi.

Menurut Robert Alberts, alasan Blitar Bandung United gagal memenuhi target adalah minimnya waktu persiapan.

Seperti yang diketahui, Blitar Bandung United baru terbentuk beberapa minggu sebelum bergulirnya Liga 2 2019.

Blitar Bandung United terbentuk setelah membeli lisensi dari klub asal Jawa Timur, Blitar United.

Hal itulah yang membuat komposisi pemain Blitar Bandung United belum maksimal.

"Tentu itu bukan hal yang diharapkan, tapi kembali lagi karena terbatasnya waktu persiapan untuk melakukan seleksi pemain, mayoritas pemain saat itu sudah bergabung dengan tim lain," ujar Robert Alberts, Selasa (1/10/2019).

Ngaku Pernah Kuliah Jurusan Hukum, Barbie Kumalasari Justru Tak Bisa Jawab saat Ditanya Ini

UPDATE Penculikan Ninoy Karundeng: Sekjen PA 212 Jadi Tersangka, Rekaman CCTV Masjid Minta Dihapus

Simak Harga Terbaru dan Terlengkap HP Samsung Oktober 2019: Mulai Rp 1,7 Juta hingga Rp 22,4 juta

Selain itu, Robert Alberts tidak bisa berbuat banyak untuk membuat Blitar Bandung United tetap bertahan di Liga 2.

Pelatih asal Belanda itu hanya berpesan segera melakukan evaluasi pada musim berikutnya.

Dengan begitu, harapannya Blitar Bandung United bisa kembali lagi promosi ke Liga 2.

"Rencana untuk bertahan di Liga 2 tidak berjalan. Sekarang bagaimana caranya untuk segera bangkit dan kembali ke Liga 2 secepatnya, itu pekerjaan yang harus dilakukan. Mereka harus membangun tim yang kuat untuk musim depan supaya kembali ke Liga 2," ungkap Robert Alberts

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Pemain-pemain yang Tak Tergantikan di Persib Bandung Musim Ini, Peringkat Pertama Mengejutkan
dan

Pemain Persib Bandung Gagal Angkat Blitar Bandung United, Ini Kata Robert Alberts

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved