Hamil 2 Kali, Seorang Anak di Tangsel Duduga Jadi Korban Rudapaksa Ayah Tirinya Selama 4 Tahun

Fery Irawan, Kuasa hukum HA, dari LBH Bang Japar, memaparkan perbuatan keji yang dialami anak putus sekolah sejak tamat SD itu.

Hamil 2 Kali, Seorang Anak di Tangsel Duduga Jadi Korban Rudapaksa Ayah Tirinya Selama 4 Tahun
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi korban pemerkosaan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Seorang anak perempuan di Tangerang Selatan (Tangsel) tak berdaya dirudapaksa ayah tirinya selama empat tahun terus menerus di bawah ancaman pisau tajam.

Anak perempuan berinisial HA yang saat ini berusia 16 tahun itu sampai dua kali hamil.

Bercerai, Pria di Magelang Rudapaksa Anaknya: Pernah Saat Mabuk dan Sadar

Fery Irawan, Kuasa hukum HA, dari LBH Bang Japar, memaparkan perbuatan keji yang dialami anak putus sekolah sejak tamat SD itu.

Ditemui di Polres Tangsel saat melaporkan kasus itu, Fery mengatakan, HA sejak usia satu tahun sudah tinggal bersama ibu kandung dan ayah tirinya.

Sampai usia 12 tahun, ibunya menderita sakit tumor dan meninggal dunia.

"Jadi waktu itu korban tinggal sama ayah tirinya, dari sejak ibunya sakit, korban usia 12 tahun, dia ibu kandungnya, terus meninggal, dunia dia yatim piatu, tinggal sama ayah tirinya," ujar Fery.

Saat sang ibu sakit-sakitan, ayah tiri berinisial SE itu, mulai melancarkan aksi bejatnya.

"Dia sudah mulai diperkosa itu kelas 5 SD, usia 12 tahun. Pengakuan di rumah ayah tirinya," ujarnya.

HA dirudapaksa hampir setiap malam, sampai HA berusia 14 tahun, ia hamil. Namun jabang bayinya digugurkan.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved