Jika Izinnya Tak Segera Diurus, Pemkot Bekasi Sebut Billboard Wanita Pecinta Korea Bisa Diturunkan

"Normatifnya sebetulnya, sebelum di pasang memberikan informasi ke kita terkait dengan durasi waktu lamanya, naskahnya, luasannya berapa," katanya.

Jika Izinnya Tak Segera Diurus, Pemkot Bekasi Sebut Billboard Wanita Pecinta Korea Bisa Diturunkan
TRIBUNJAKARTA.COM/Yusuf Bachtiar
Reklame wanita pecinta korea di Jalan Jenderal Ahmad Yani (depan MM) Kota Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi, hingga kini belum menerima perizinan terkait pemasangan iklan billboard wanita pecinta korea yang belakangan viral di media sosial, Kamis (10/10/2019).

Sekedar infomasi, jagad media sosial dihebohkan dengan kemunculan seorang wanita pemilik akun twitter @elvira_irena yang memasang foto dirinya di sebuah media reklame di Jalan Jenderal Ahmad Yani (depan Metrpolitan Mall), Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Dalam reklame itu, @elvira_irena menuliskan “Minhyuk Oppa Notis Me Plis!” sambil menyertakan foto dirinya yang berpose kedua tangan menopang dagu.

"Belum (perizinan) sampai dengan hari ini belum, mungkin besok, nanti saya informasikan kalau sudah masuk," kata Kasi Pelayanan Perizinan Konstruksi, DPMPTSP Kota Bekasi, Eko Arusdiyaman.

Billboard tersebut diketuai sudah dipasang sejak, Senin (7/10/2019).

Seharusnya sebelum dipasang, perusahaan agensi iklan atau permohon mengurus perizinan terlebih dahulu.

"Normatifnya sebetulnya, sebelum di pasang memberikan informasi ke kita terkait dengan durasi waktu lamanya, naskahnya, luasannya berapa. Sepanjang yang saya cek izinnya belum diajukan," imbuhnya.

Dia berharap, perusahaan agensi iklan dapat segera mengurus perizinan billboard milik gadis berhijab bernana Elvira Irena tersebut. Sebab, jika tidal segera mengantingi izin, DPMPSTP bisa saja melakukan penurunan secara paksa.

"Kalau sesuai aturannya 7×24 jam kalau belum juga diurus bisa diturunkan. Sebenarnya enggak mesti 7×24 jam juga, kalau itu sudah tayang terus sudah kita informasikan tapi dilalaikan bisa saja kita turunkan," tegas dia.

Halaman
1234
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved